Segera Pulang, Jemaah Haji Kalimantan Tengah Tersisa 14 Orang di Arab Saudi
- 19 Jun 2026 00:13 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sebanyak 1.558 orang jemaah haji asal Kalimantan Tengah telah kembali ke tanah air. Namun saat ini masih tertinggal di Arab Saudi sebanyak 14 orang yang direncanakan akan pulang melalui kloter 14 dan 19.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menyampaikan rencana awal keberangkatan Jemaah Haji Kalimantan Tengah tahun 2026 sebanyak 1.577 orang. Namun, terdapat tiga jemaah yang batal berangkat atau mengalami penundaan berasal dari Kabupaten Lamandau karena suami mengalami sakit dan sang istri mendampingi, sementara satu jemaah asal Palangka Raya mengalami kondisi amnesia atau demensia berat, sehingga jumlah jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci menjadi 1.574 orang.
Dari total 1.574 jemaah yang diberangkatkan, dua orang dinyatakan wafat di Arab Saudi. Saat ini, jemaah haji yang telah kembali ke Kalimantan Tengah sebanyak 1.558 orang, melalui beberapa kelompok terbang (kloter) 4 sebanyak 356 orang, Kloter 5 sebanyak 359 orang, Kloter 6 sebanyak 359 orang, Kloter 7 sebanyak 357 orang, Kloter 8 sebanyak 124 orang, serta Kloter 9 sebanyak tiga orang.
Sementara itu, 14 jemaah asal Kalimantan Tengah yang berada di Arab Saudi, satu orang di antaranya masih menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sambil menunggu ketersediaan tempat duduk penerbangan untuk dipulangkan.
Selain itu, terdapat satu jemaah yang tergabung dalam Kloter 14 yang dijadwalkan berangkat dari Madinah pada 23 Juni 2026 pukul 10.45 waktu Arab Saudi dan diperkirakan tiba di Debarkasi Banjarmasin pada 24 Juni 2026 pukul 04.45 waktu Indonesia Tengah.
“Untuk 12 jemaah haji lainnya yang tergabung dalam Kloter 19 menjadi rombongan penutup Embarkasi Banjarmasin dan dijadwalkan pulang dari Madinah pada 30 Juni 2026 pukul 22.00 waktu Arab Saudi, serta tiba di Tanah Air pada 1 Juli 2026 pukul 16.00 waktu Indonesia Tengah,” ucapnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Sementara itu, salah seorang jemaah haji asal Kalimantan Tengah, Junaidi, dari kloter 5 mengungkapkan rasa syukurnya karena rangkaian ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar. Junaidi mengatakan, dirinya berangkat dari Palangka Raya menuju embarkasi Banjarmasin pada 29 April 2026, kemudian tiba di Madinah pada 1 Juni 2026.
Selama berada di Madinah delapan hari, ia bersama jemaah lainnya melaksanakan ibadah arba’in serta mengunjungi sejumlah tempat bersejarah seperti Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, Masjid Kubah, dan kebun kurma. "Kalau untuk pelayanan haji tahun ini saya cukup puas, mulai dari pelayanan ibadah, konsumsi, hingga tempat tinggal jemaah,” ujarnya.
Ia juga menyebut seluruh rangkaian ibadah, mulai dari umrah wajib, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga melontar jumrah di Mina berjalan dengan baik. Namun, ia berharap pemerintah dapat terus memperketat pemeriksaan istitha’ah atau kelayakan kesehatan calon jemaah, khususnya bagi jemaah dengan penyakit berisiko tinggi agar dapat menekan angka jemaah sakit maupun meninggal dunia saat pelaksanaan haji.
Selain itu Junaidi mengusulkan penerapan skema tanazul atau sebagian jemaah kembali ke hotel setelah melontar jumrah agar kapasitas tenda di Mina lebih nyaman. Menurutnya, persiapan kesehatan, fisik, serta pemahaman manasik haji perlu dilakukan sejak jauh hari bagi calon jemaah tahun berikutnya. Dengan persiapan yang matang, ia berharap seluruh jemaah haji Kalimantan Tengah pada tahun mendatang dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan meraih predikat haji yang mabrur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....