Logo Hari Jadi Barito Utara 2026 Dominan Tiga Warna

  • 11 Jun 2026 20:53 WIB
  •  Palangkaraya

‎‎RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tiga warna dominan, yakni merah, kuning dan hijau dipilih sebagai warna logo Hari Jadi Kabupaten Barito Utara ke-76 tahun 2026.

‎Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara, Ardian menjelaskan, logo ini telah resmi diluncurkan mendekati hari jadi tanggal 29 Juni mendatang.

‎‎"Logo tersebut telah mendapat persetujuan dari Pak Bupati Shalahuddin, sehingga dapat secara resmi meluncurkannya. Hari Jadi ke-76 Barito Utara tahun ini mengangkat tema Mewujudkan Masyarakat Barito Utara Maju Sejahtera dan Berkeadilan," katanya, Kamis 11 Juni 2026.

‎‎Kepala Dinas Ardian, membeberkan satu persatu makna dan filosofi warna dan gambar terdapat dalam logo tersebut. Menurutnya, merah sebagai semangat keberanian dan tekat kuat, kuning melambangkan kejayaan, optimistis dan kesejahteraan masyarakat serta hijau bermakna kesuburan alam dan harapan berkelanjutan.

‎‎"Tanduk Rusa sebagai fauna khas Barito Utara yang berbentuk menyerupai mahkota, melambangkan kekuatan, pertumbuhan kewaspadaan dan kemakmuran serta pencapaian visi yang tinggi dan keunggulan spiritual," ujarnya.

‎‎Kemudian lanjut Ardian, terdapat motif Pisang Bangkaran, merupakan endemik Kalimantan yang memiliki bentuk tundun dan buah kecil-kecil berwarna hijau yang bermakna kemakmuran, kejayaan dan keberanian.

‎‎Terdapat gambar jalan dan jembatan menjadi simbol pembangunan dan pemerataan infrastruktur. Selain itu terdapat Rumah Betang, pahlawan merupakan kombinasi antara Rumah Betang sebagai bentuk keberagaman suku, agama dan budaya dengan Panglima Batur sebagai pahlawan simbol perjuangan.

‎ ‎Terakhir yang paling menonjol, yakni angka usia kabupaten yakni 76. Makna angka 7 melengkung saling berhubungan, menggambarkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan program pembangunan yang berkelanjutan.

‎Di samping angka 7 terdapat 6 dinamis, melambangkan usia Barito Utara yang telah matang dalam perjalanan sejarah, namun tetap adaptif, progresif serta terbuka terhadap perubahan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....