DPRD Kalteng: Realisasi Program Revitalisasi 100 Sekolah Ditargetkan Mulai Juli
- 03 Jun 2026 22:44 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Sebanyak 100 unit sekolah di Provinsi Kalimantan Tengah akan menjalani program revitalisasi infrastruktur pada tahun 2026. Program tersebut difokuskan pada perbaikan menyeluruh bangunan sekolah yang dinilai sudah tidak layak dan berisiko terhadap keselamatan warga sekolah.
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, mengatakan sebagian besar sekolah yang menjadi sasaran revitalisasi memiliki usia bangunan lebih dari 25 tahun. Kondisi sejumlah bangunan sekolah saat ini dinilai memprihatinkan sehingga membutuhkan penanganan segera untuk menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar.
Menurut Sugiyarto, banyak sekolah di berbagai wilayah Kalimantan Tengah masih menggunakan bangunan lama yang mengalami kerusakan pada sejumlah bagian penting. Oleh karena itu, program revitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus melindungi keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Ia menjelaskan, revitalisasi yang dilakukan tidak hanya berupa perbaikan ringan atau pemeliharaan rutin. Program tersebut mencakup perombakan pada struktur dasar bangunan sekolah yang sudah tidak memenuhi standar kelayakan sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.
Prioritas utama diarahkan pada sekolah-sekolah yang masih menggunakan konstruksi kayu. Bangunan tersebut akan diganti menjadi konstruksi beton yang dinilai lebih kuat, aman, dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca yang kerap terjadi di wilayah Kalimantan Tengah.
Sugiyarto menegaskan, pemerintah daerah saat ini memilih memfokuskan anggaran pada penyelesaian kebutuhan infrastruktur dasar pendidikan terlebih dahulu. Karena itu, pengadaan fasilitas pendukung berbasis teknologi digital belum menjadi prioritas utama dalam program revitalisasi tahun ini.
“Kayu diubah menjadi beton, pondasinya selesaikan dulu. Setelah itu baru kita bicara peningkatan fasilitas digital,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.
Terkait pelaksanaan program, ia menyebut revitalisasi ditargetkan mulai berjalan pada Juli 2026. Menurutnya, pelaksanaan proyek tidak harus menunggu instruksi serentak dari pemerintah pusat, melainkan disesuaikan dengan kesiapan administrasi, perencanaan, dan kesiapan masing-masing daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....