Eddy Raya Samsuri Pimpin Upacara Hari Kelahiran Pancasila Tahun 2026
- 02 Jun 2026 19:24 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Buntok - Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, memimpin Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila, yang digelar di Halaman Kantor Bupati Barito Selatan, Senin 1 Juni 2026. Kegiatan ini sebagai bagian dari sikap kedisiplinan ASN dalam menghormati perinagatan Hari Lahir Pancasila.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, dalam pidato yang disampaikan oleh Bupati Eddy Raya Samsuri mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.
Di tengah dunia dengan segala ketidakpastiannya, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik, dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila menjadi “jangkar moral” bangsa Indonesia dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.
“Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif," katanya.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan, bahwa nilai musyawarah dan mufakat dianut masyarakat Indonesia, adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini, khususnya untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. Sebagai bangsa yang besar, masyarakat Indonesia perlu terus menunjukkan kepemimpinan nyata.
Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), menjadi peran penting dalam upaya mediasi konflik regional, serta konsistensi Indonesia dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah. Dalam hal ini, Yudian menegaskan bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.
“Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita, “ Tutupnya.
Dalam Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila, turut hadir Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, Pj. Sekda Kab Barsel Ita Minarni, FORKOPIMDA, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Barsel, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barsel, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....