Pemprov Kalteng Pantau Harga Pangan Jelang Iduladha 1447H
- 27 Mei 2026 00:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama jajaran terkait melakukan pemantauan harga pangan dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemantauan dilakukan di sejumlah lokasi di Kota Palangka Raya, Selasa, 26 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menyasar beberapa titik, di antaranya Pasar Besar, Pasar Kahayan, sejumlah pangkalan LPG, serta Gudang Bulog Regional Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km 3. Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat tetap aman.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengatakan pemantauan rutin dilakukan menjelang hari besar keagamaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan di pasaran.
“Menjelang Hari Raya Iduladha, pemerintah melakukan kunjungan ke sejumlah titik untuk mengecek ketersediaan bahan pangan dan perkembangan harga di pasaran. Kita ingin memastikan stok tersedia dan harga tetap stabil bagi masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas strategis masih tersedia dengan harga relatif stabil. Harga beras SPHP tercatat sekitar Rp13.800 per kilogram, bawang merah Rp41.500 per kilogram, dan bawang putih Rp38.000 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah keriting dan cabai merah besar berada di kisaran Rp55.000 per kilogram. Adapun cabai rawit merah tercatat sekitar Rp57.000 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi murni berada pada kisaran Rp140.000 per kilogram dan daging ayam ras sekitar Rp40.000 per kilogram. Telur ayam ras tercatat sekitar Rp30.000 per kilogram.
Harga gula konsumsi berada di kisaran Rp17.500 per kilogram. Sedangkan minyak goreng curah dan Minyakita sekitar Rp15.700 per liter, serta minyak goreng kemasan sekitar Rp22.000 per liter.
Linae mengungkapkan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Meski demikian, sebagian besar harga kebutuhan pokok masih berada dalam kondisi relatif stabil.
“Kami melihat memang ada beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan harga, tetapi ada juga yang tetap stabil. Kondisi ini diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat maupun pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang. Menurutnya, penimbunan dapat mengganggu distribusi dan memicu kenaikan harga di pasaran.
“Kami berharap masyarakat dan pedagang tidak melakukan penimbunan. Penimbunan dapat berdampak pada terganggunya distribusi dan memicu kenaikan harga yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas,” ujarnya.
Menurut Linae, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Iduladha dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah Norhani, serta Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Agus Candra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....