Gubernur: Kalteng Harus Jadi Daerah Kuat

  • 25 Mei 2026 04:52 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan Kalimantan Tengah harus terus membuktikan diri sebagai daerah yang kuat. Namun, menurutnya, pembangunan daerah memerlukan proses yang meliputi tahapan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan.

Hal tersebut disampaikan Agustiar Sabran saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026.

Mengawali pidatonya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir serta memberikan penghormatan kepada para pendahulu, tokoh pendiri, dan pejuang yang telah meletakkan dasar pembangunan Kalimantan Tengah.

“Enam puluh sembilan tahun merupakan perjalanan panjang yang mengajarkan arti perjuangan dan harapan. Daerah ini dibangun bukan dengan kemudahan, tetapi dengan semangat Isen Mulang untuk bertahan dan bangkit dari keterbatasan infrastruktur, tantangan geografis, hingga dinamika perubahan zaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan implementasi program pembangunan baru dapat berjalan efektif dalam kurun waktu sekitar satu hingga satu tahun tiga bulan karena harus menyesuaikan siklus APBD yang sedang berjalan.

Di tengah tantangan fiskal saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memilih langkah efisiensi anggaran. Meski demikian, Gubernur menegaskan efisiensi bukan berarti mengurangi semangat pembangunan.

“Efisiensi adalah memastikan setiap rupiah uang rakyat menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat, dengan fokus pada program yang menjadi prioritas, tepat sasaran, dan berdampak langsung,” katanya.

Momentum Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa daerah yang kuat adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Karena itu, kemandirian daerah perlu terus diperkuat melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepada generasi muda Kalimantan Tengah, Gubernur berpesan agar terus berpikir besar, bekerja keras, dan berinovasi. Ia mengingatkan agar para pemuda tidak merasa kalah ataupun tertinggal hanya karena berasal dari daerah.

“Dunia hari ini hanya akan dimenangkan oleh mereka yang memiliki ide, karakter, dan kemauan untuk terus belajar,” ucapnya. Ia juga mendorong generasi muda untuk membangun kompetensi, menguasai teknologi, memperkuat integritas, serta tetap menjaga akar budaya dan identitas sebagai putra-putri Kalimantan Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat Kalimantan Tengah merupakan salah satu daerah rawan bencana tersebut. “Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan bencana besar. Pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan,” pesannya.

Selain itu, Gubernur mengajak masyarakat memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayuran, buah-buahan, maupun komoditas sederhana lainnya.

“Ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari lahan yang luas, tetapi dapat dimulai dari halaman rumah dan langkah kecil yang dilakukan bersama. Karena kemandirian daerah dimulai dari kemandirian keluarga-keluarganya,” katanya.

Menutup sambutannya, Agustiar Sabran mengajak seluruh masyarakat menjaga nilai-nilai Huma Betang yang mengajarkan pentingnya persatuan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi penerus.

“Mari kita terus bekerja, terus berbenah, dan terus optimis. Karena setiap orang ada masanya. Dan ketika masa kita tiba, tugas kita adalah meninggalkan warisan yang lebih baik bagi generasi setelah kita,” ujarnya.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah juga diisi dengan penyerahan Piagam Penetapan Menteri Hukum RI kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas Festival Budaya Isen Mulang dan Wisata Sungai Hitam Sebangau sebagai Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual.

Selain itu, dilakukan penyerahan Surat Keputusan Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun, penghargaan Desa Anti Korupsi, bantuan sarana dan prasarana desa Program Kampung Iklim (ProKlim), serta bantuan simbolis 500 ekor sapi kurban untuk masyarakat Kalimantan Tengah dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran Kantor Perwakilan Bank Kalteng di Jakarta serta pemotongan kue ulang tahun dan Panginan Sukup Simpan bersama para tamu undangan dan masyarakat. Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, unsur Forkopimda, Ketua dan Anggota DPRD Provinsi, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....