KPID Kalteng Dukung Program Gubernur Kartu Huma Betang Sejahtera

  • 22 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang diinisiasi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran terus didorong sebagai upaya mewujudkan daerah yang maju dan bermartabat. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai layanan terpadu.

KHBS terdiri dari enam pilar utama, yakni Kalteng Bermartabat, Betang Maju, Betang Makmur, Betang Cerdas, Betang Sehat, dan Betang Harmoni. Keenam pilar tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap program tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar pelaksanaan program berjalan optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan melibatkan pemerintah pusat, pelaku usaha, hingga berbagai elemen masyarakat. Dukungan bersama diyakini dapat memperkuat jaminan sosial bagi masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Ketua KPID Kalimantan Tengah, Sesa Mareki, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Kartu Huma Betang. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah positif untuk kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Kami sangat mendukung program gubernur Kartu Huma Betang, selain melaksanakan tugas utama KPID Kalimantan Tengah untuk melakukan pengawasan, pengelolaan penyiaran, serta peran kelembagaan di Kalimantan Tengah,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Sementara itu, warga Kota Palangka Raya, Natalia, berharap pemerintah daerah turut memperhatikan masyarakat di wilayah pedesaan dan pedalaman. Ia menilai bantuan kebutuhan pokok sangat dibutuhkan masyarakat kurang mampu di daerah terpencil.

Program KHBS dinilai memberikan berbagai manfaat, terutama dalam mempermudah akses masyarakat terhadap bantuan sosial dan layanan dasar. Sistem tersebut mengintegrasikan bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi dalam satu layanan terpadu.

Melalui digitalisasi yang diterapkan, penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih mudah, transparan, dan tepat sasaran. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan ratusan ribu keluarga penerima manfaat dapat merasakan dampak positif program tersebut secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....