Pemprov Kalteng Perkuat SDM Unggul melalui Pelatihan Juru Sembelih Halal
- 21 Mei 2026 21:40 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan kerja yang adaptif dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Darliansjah mengatakan pelatihan tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beretika melalui pendidikan inklusif sesuai kaidah Belom Bahadat. Menurutnya, pemerintah daerah terus menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan kerja yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menambahkan, Pelatihan Juru Sembelih Halal memiliki nilai penting dan strategis karena tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai tata cara penyembelihan halal yang benar sesuai syariat. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk halal yang aman dan berkualitas.
Darliansjah juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan mendapat dukungan dari Gubernur Kalimantan Tengah melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Program tersebut diharapkan dapat membuka akses masyarakat terhadap pelatihan berkualitas guna meningkatkan kemampuan dan peluang kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK). Khusus pelatihan juru sembelih halal, kegiatan dilaksanakan di Palangka Raya karena tidak memerlukan peralatan khusus seperti pelatihan kompetensi lainnya.
Farid menjelaskan, pelatihan diikuti sebanyak 16 peserta yang telah melalui proses seleksi, termasuk dua peserta penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap pelatihan inklusif. Pelatihan berlangsung selama tujuh hari dengan materi teori dan praktik penyembelihan halal.
“Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan keamanan dan keselamatan mereka selama mengikuti kegiatan,” ujarnya.
Pelatihan Juru Sembelih Halal Tahun Anggaran 2026 menghadirkan narasumber dari Asosiasi Juru Sembelih Halal Indonesia (JULEHA) Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut turut dihadiri instruktur, narasumber, serta seluruh peserta pelatihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....