Pemprov Kalteng Dorong Kuliner Lokal Jadi Pilar Kebangkitan Ekonomi Daerah

  • 19 Mei 2026 22:15 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong sektor kuliner dan jasa boga menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah melalui penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi profesi. Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Ballroom Hotel Luwansa, Palangka Raya, Selasa, 19 Mei 2026.

Sunarti mengatakan, sektor kuliner memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal melalui penguatan usaha jasa boga dan promosi kuliner khas daerah.

“Keberadaan makanan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kebutuhan mendasar inilah yang harus kita tangkap sebagai peluang emas untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kalimantan Tengah memiliki kekayaan alam dan warisan kuliner khas yang berpotensi menjadi daya tarik wisata unggulan. Dengan semangat filosofi Huma Betang, perpaduan budaya dan kuliner lokal diyakini mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurut Sunarti, kuliner khas daerah seperti juhu singkah, wadi, kenta, hingga tepe dawen jawau merupakan identitas budaya yang perlu terus dipromosikan. Keunikan kuliner tersebut dinilai menjadi kekuatan tersendiri dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah.

“Kita ingin dunia tahu bahwa Kalimantan Tengah memiliki Juhu Singkah, Wadi, Kenta, Tepe Dawen Jawau, dan ratusan resep leluhur lainnya yang keunikannya tidak bisa ditemukan di mana pun, kecuali di sini,” katanya.

Sunarti menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam memajukan sektor kuliner lokal. Karena itu, melalui Rakerda APJI diharapkan lahir langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan APJI sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha jasa boga.

“Kami berharap melalui Rakerda ini dapat tersusun langkah konkret dalam peningkatan kapasitas UMKM kuliner, standardisasi higienitas jasa boga, serta penciptaan lapangan kerja. Mari kita buktikan bahwa sektor jasa boga dan kuliner mampu menjadi salah satu pilar utama kebangkitan ekonomi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Rakerda I DPD APJI Kalteng Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Gastronomi Wisata Eksplorasi Tanpa Batas, Publikasi Kuliner Khas Daerah Bersama DPD APJI Kalimantan Tengah”. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi, Hukum dan Keanggotaan APJI Rudy Harsono, Ketua DPD APJI Kalteng Fayola Athalia, Ketua Kadin Kalteng Rahmat Nasution Hamka, pelaku usaha jasa boga dan kuliner, serta perwakilan perangkat daerah terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....