Hadiri FBIM 2026, Bupati Pulang Pisau Kenalkan Potensi Seni dan Budaya Daerah

  • 18 Mei 2026 01:40 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bupati Ahmad Rifa’i bersama Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta menghadiri pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Kalteng Expo 2026 yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu, 17 Mei 2026. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam ajang tahunan ini ditargetkan mampu mendongkrak popularitas seni dan budaya khas daerah ke tingkat yang lebih luas.

Bupati Ahmad Rifa’i menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen Bumi Handep Hapakat dalam pergelaran akbar ini merupakan momentum yang sangat berharga untuk unjuk gigi di level Provinsi Kalimantan Tengah.

"Kami berharap melalui partisipasi dalam Festival Budaya Isen Mulang ini, Kabupaten Pulang Pisau dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan beragam potensi seni dan budaya yang dimiliki," ujar Ahmad Rifa’i.

Menurut Ahmad Rifa’i, Festival Budaya Isen Mulang bukan sekadar perayaan musiman, melainkan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang memegang peran vital. Pesta rakyat ini menjadi wadah strategis untuk melestarikan tradisi sekaligus menjadi panggung atraksi kebudayaan kolektif dari seluruh kabupaten dan kota di Bumi Tambun Bungai.

Dalam kunjungan tersebut, tampak hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta dan Ketua DPRD Pulang Pisau Tandean Indra Bela. Kehadiran para pejabat daerah ini juga disambut antusias oleh masyarakat yang memadati area luar untuk menyaksikan kemeriahan karnaval budaya.

Sebagai informasi, FBIM dan Kalteng Expo 2026 dibuka secara resmi oleh Gubernur Agustiar Sabran yang sekaligus melepas langsung para peserta karnaval budaya. Pawai tersebut berlangsung semarak dengan menampilkan visualisasi kekayaan adat, pakaian tradisional, dan tarian daerah dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah.

Selain menyuguhkan karnaval jalanan yang memukau, perhelatan FBIM dan Kalteng Expo 2026 ini juga diisi dengan berbagai cabang perlombaan tradisional. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah, sebuah ajang bergengsi untuk menjaring putra-putri berbakat yang akan menjadi duta kebudayaan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....