Hari Hipertensi Sedunia 2026, RSUD Sultan Imanuddin Edukasi Komunitas Senam Tera
- 18 Mei 2026 02:57 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menggelar penyuluhan kesehatan massal mengenai penyakit hipertensi di Taman Pangkalan Bun Park, Minggu, 17 Mei 2026 . Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia Tahun 2026 ini menyasar ratusan anggota Komunitas Senam Tera Indonesia.
Edukasi ini difokuskan kepada kelompok geriatri atau lanjut usia (lansia) sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan dan pengendalian hipertensi, demi mewujudkan kualitas hidup yang sehat serta produktif di usia senja.
Materi penyuluhan kesehatan disampaikan langsung oleh dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr. Untung Surapati, Sp.PD, K-GH, FINASIM. Dalam paparannya, ia memberikan pemahaman mendalam terkait bahaya laten dari tekanan darah tinggi.
Dokter Untung Surapati menjelaskan bahwa hipertensi merupakan salah satu penyakit yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dikarenakan sifat penyakitnya yang sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas secara fisik, namun menyimpan risiko komplikasi yang fatal.
"Hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, namun dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Oleh karena itu, masyarakat perlu rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah, menjaga pola makan, berolahraga secara teratur, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan," ucap dr. Untung.
Melalui penyuluhan massal ini, manajemen RSSI Pangkalan Bun berharap masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia yang memiliki faktor risiko lebih tinggi, dapat semakin sadar dan memahami pentingnya menjaga tekanan darah agar tetap terkontrol dengan baik. Pada kesempatan terpisah, Direktur RSSI Pangkalan Bun, Fachruddin, mengatakan kegiatan turun ke lapangan ini juga menjadi bukti nyata dan wujud komitmen RSSI Pangkalan Bun dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
"Kami terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kobar melalui pendekatan edukasi yang bersifat promotif (peningkatan kesehatan) dan preventif (pencegahan penyakit), khususnya bagi kelompok geriatri," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....