DPRD Kalteng Dukung Program Satu Rumah Satu Sarjana

  • 15 Mei 2026 19:53 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda, menyatakan dukungannya terhadap program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, yakni Program Satu Rumah Satu Sarjana.

Menurut Wengga, program tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Tambun Bungai. Ia menilai, pendidikan tinggi menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, maju, dan mampu bersaing di era modern.

Wengga mengatakan, inisiatif yang dijalankan pemerintah provinsi menunjukkan keseriusan dalam membangun kualitas generasi muda Kalimantan Tengah. Program itu juga dinilai bukan sekadar janji politik, melainkan bagian dari visi pembangunan jangka panjang daerah.

“Program Satu Rumah Satu Sarjana ini adalah upaya konkret yang sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Dengan pendidikan tinggi yang merata, kita bisa menciptakan SDM unggul yang menjadi motor penggerak kemajuan Kalteng,” ujarnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalteng tersebut juga menegaskan bahwa DPRD siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program, baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran. Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat penting agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami di DPRD tidak melihat adanya hambatan berarti. Justru kami akan terus mendukung agar pelaksanaannya bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu,” katanya.

Program Satu Rumah Satu Sarjana sendiri bertujuan agar setiap keluarga di Kalimantan Tengah memiliki minimal satu anggota yang mengenyam pendidikan tinggi. Pemerintah provinsi memberikan dukungan melalui program beasiswa, kemudahan akses pendidikan, hingga kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Kunci kemajuan daerah terletak pada kualitas manusianya. Jika satu rumah melahirkan satu sarjana, maka kita sedang membangun fondasi kuat bagi masa depan Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Wengga berharap program tersebut mampu meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah dalam beberapa tahun ke depan. Ia optimistis keberhasilan program ini akan membawa dampak besar terhadap pembangunan daerah di berbagai sektor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....