Pemko Palangka Raya Menanggulangi Inflasi dengan Perkuat Ketahanan Pangan

  • 14 Mei 2026 19:25 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mengambil langkah strategis untuk menanggulangi inflasi daerah. Beberapa upaya di antaranya dengan memperkuat ketahanan pangan melalui pengendalian pasokan dan harga bahan pokok di pasar, serta mendorong peningkatan produksi pangan lokal kelompok tani guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan langkah tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang percepatan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal dari hulu hingga hilir.

Menurutnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah membina pelaku UMKM yang memanfaatkan pangan lokal yang tumbuh di wilayah Kota Palangka Raya, seperti kelakai dan berbagai tanaman lokal lainnya.

“Memanfaatkan produk lokal dengan proses dari hilir bisa meningkatkan nilai gizi maupun mutu pangannya,” ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.

Sementara itu, dosen Universitas Palangka Raya sekaligus pengamat ekonomi, Fitria Husnatarina, menilai upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menanggulangi inflasi melalui penguatan ketahanan pangan sudah semakin baik.

“Saya lihat saat ini Pemprov telah membuat program pasar penyeimbang, pasar murah, dan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi harga di tingkat pasar,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui peningkatan ketahanan pangan di berbagai daerah.

Melalui instansi terkait, pemerintah daerah berupaya memperkuat ketahanan pangan sebagai strategi utama menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong peningkatan produksi pertanian, pengembangan lumbung pangan, serta memperkuat distribusi bahan pangan agar pasokan tetap tersedia di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Selain itu, pemerintah provinsi juga terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam mengoptimalkan program pangan berkelanjutan, termasuk pemanfaatan lahan produktif dan pemberdayaan petani lokal.

Langkah tersebut diharapkan mampu menekan laju inflasi, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat kemandirian pangan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan cuaca yang berdampak pada sektor pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....