Pemkab Katingan Perkuat Akses Pendidikan hingga Wilayah Pedalaman

  • 05 Mei 2026 16:41 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pelayanan pendidikan yang maksimal menjadi salah satu sektor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Katingan terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan mudah dijangkau hingga wilayah pedalaman dan terpencil di Kalimantan Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan, Aryanson, mengatakan pemerintah daerah saat ini fokus menjalankan program wajib belajar 13 tahun mulai jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA). “Seluruh peserta didik diwajibkan menyelesaikan pendidikan setingkat SLTA dengan jaminan pendidikan gratis di setiap jenjang,” ujarnya, Selasa, 5 Mei 2026.

Selain itu, pemerintah daerah terus membangun dan merehabilitasi sarana pendidikan, seperti ruang kelas baru, rumah dinas guru, toilet sekolah, perpustakaan, unit kesehatan sekolah (UKS), hingga revitalisasi fasilitas pendidikan lainnya.

Menurut Aryanson, pengembangan pendidikan juga diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran berbasis digital. Pemerintah mendukung program digitalisasi pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dalam pembelajaran mendalam, coding, dan kecerdasan artifisial.

Ia menambahkan, pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) juga terus diperkuat melalui sosialisasi, validasi, serta rekonsiliasi aset pendidikan pada jenjang PAUD, SD, dan SMP. Untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di sejumlah wilayah, pemerintah daerah menerapkan berbagai strategi, seperti rekrutmen ASN dan PPPK, redistribusi guru, pembangunan rumah dinas guru, hingga peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan bimbingan teknis.

Pemerintah juga memberikan dukungan bagi siswa kurang mampu melalui Program Indonesia Pintar, layanan pendidikan gratis, pendidikan nonformal Paket A, B, dan C, serta Program Sekolah Rakyat bagi anak putus sekolah. “Tahun 2026 ini Pemkab Katingan menargetkan pembangunan sekolah unggul dan sekolah nasional terintegrasi di sejumlah kecamatan hingga 2027 mendatang sebagai bagian dari visi mewujudkan SDM unggul, tangguh, dan berdaya saing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Palangka Raya, Rani Triayusinta, mengatakan akses layanan pendidikan di sekolahnya sejauh ini berjalan baik dengan dukungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Menurutnya, Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui berbagai fasilitas penunjang, seperti bantuan pakaian, perlengkapan ibadah, buku pelajaran, hingga dukungan transportasi bagi siswa.

“Kendala yang masih perlu dibenahi terutama keterbatasan ruang belajar di lokasi sementara. Namun kami optimistis persoalan tersebut dapat teratasi saat sekolah berpindah ke lokasi permanen dengan fasilitas yang lebih lengkap,” ujarnya.

Pemerataan akses pendidikan di Kalimantan Tengah terus menjadi perhatian pemerintah daerah maupun pemerintah pusat guna memastikan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan keluarga kurang mampu, memperoleh layanan pendidikan yang layak dan berkualitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....