Kunjungi Pulang Pisau, Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Daerah 3T
- 02 Mei 2026 21:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, Sabtu, 2 Mei 2026. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan infrastruktur pendidikan dan percepatan kesejahteraan guru di wilayah Kalimantan Tengah.
Kedatangan rombongan kementerian di Aula Banama Tingang Kantor Setda Pulang Pisau disambut langsung oleh Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Pulang Pisau melaporkan perkembangan infrastruktur pendidikan yang menjadi prioritas daerah.
Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Pulang Pisau telah mendapatkan bantuan revitalisasi untuk 16 sekolah. Namun, pada tahun 2026 ini, baru enam sekolah yang terakomodasi.
"Pemkab Pulang Pisau juga mengusulkan tiga desa, yakni Desa Cemantan, Desa Bakau, dan Desa Kiapak, yang termasuk kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Usulan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di wilayah tersebut," kata Ahmad Jayadikarta.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan pendidikan di daerah saat ini semakin kompleks akibat arus digitalisasi yang memengaruhi minat belajar anak-anak di pelosok.
Sementara itu, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus menjangkau seluruh pelosok negeri tanpa terkecuali. Ia memastikan sejumlah kebijakan kementerian, seperti percepatan sertifikasi guru dan penyediaan papan informasi digital, terus digulirkan untuk menjawab kebutuhan di daerah.
Terkait usulan revitalisasi, Fajar menyampaikan bahwa pemerintah pusat memprioritaskan sekolah dengan kondisi rusak berat, terutama di wilayah 3T dan terdampak bencana.
"Kabupaten Pulang Pisau tahun lalu telah mendapatkan bantuan revitalisasi sebanyak 16 sekolah, dan tahun ini sudah ditetapkan sebanyak enam sekolah. Mudah-mudahan jumlahnya bisa bertambah lagi," kata Fajar Riza Ul Haq.
Wamendikdasmen juga mengajak pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi melalui alokasi anggaran pendidikan yang konsisten. Ia menekankan bahwa pendidikan tidak boleh tergeser oleh prioritas lain meski di tengah keterbatasan anggaran.
"Kami ingin berkolaborasi dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten. Di tengah keterbatasan, komitmen bersama tetap penting agar pendidikan tidak tergeser oleh prioritas lain," ia menegaskan.
Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi bersama para kepala sekolah dan pengawas guna memetakan kendala teknis pendidikan di lapangan. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Ketua DPRD Pulang Pisau, serta jajaran unsur Forkopimda setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....