Dharma Shanti Nyepi, Gubernur Kalteng Tekankan Pembangunan SDM dan Harmoni Sosial

  • 30 Apr 2026 18:27 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), pelestarian lingkungan, dan harmoni sosial berbasis kearifan lokal. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, saat menghadiri Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan HUT Integrasi ke-46 Kaharingan-Hindu di Wantilan Pura Pitamaha, Palangka Raya.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa tema “Satu Bumi, Satu Keluarga” bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi fondasi strategis pembangunan daerah. Nilai tersebut sejalan dengan falsafah Huma Betang yang menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi, dan gotong royong.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga penguatan karakter masyarakat. Persatuan dalam keberagaman adalah modal utama untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.

Ia menjelaskan, konsep “Satu Bumi” mencerminkan pentingnya pembangunan berwawasan lingkungan, terutama dalam menjaga kelestarian hutan dan sumber daya alam. Sementara “Satu Keluarga” menekankan penguatan kohesi sosial sebagai kunci stabilitas daerah.

Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor keagamaan sebagai bagian dari pembangunan manusia seutuhnya. Ia menilai peran umat beragama, termasuk Hindu Kaharingan, sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang berdaya saing dan berintegritas.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, I Nengah Duija, menyoroti pentingnya pembangunan SDM melalui penguatan akses pendidikan tinggi keagamaan Hindu di Kalimantan Tengah. Ia menyebut peningkatan status perguruan tinggi dan pembukaan program doktoral sebagai langkah strategis mencetak generasi unggul.

Ia juga menekankan implementasi kurikulum cinta sebagai program prioritas nasional, yang mencakup nilai cinta kepada Tuhan, ilmu pengetahuan, lingkungan, sesama, dan tanah air sebagai fondasi pembangunan karakter.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Wisnu Bawa Tenaya, turut mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya gotong royong.

Dalam kesempatan tersebut, PHDI Pusat juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Kalteng atas dukungan dan kerja sama yang baik dengan lembaga keagamaan Hindu di daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kalteng Arton S. Dohong, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta umat Hindu Kaharingan se-Kalimantan Tengah. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....