Harga Cabai di Pangkalan Bun Anjlok Signifikan pada Awal April 2026
- 07 Apr 2026 00:35 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Pantauan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pangkalan Bun pada minggu pertama April 2026 menunjukkan dinamika harga yang beragam. Berdasarkan hasil pemantauan periode 30 Maret hingga 2 April 2026 yang dirilis Senin 6 April 2026, komoditas hortikultura khususnya cabai mengalami penurunan harga yang cukup tajam.
Data Dinas Perdagangan setempat menunjukkan penurunan paling mencolok terjadi pada Cabai Merah Besar yang anjlok sebesar 37,50 persen. Harga komoditas tersebut turun drastis dari rata-rata minggu sebelumnya sebesar Rp140 ribu per kilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram pada akhir periode pemantauan.
Rincian Pergerakan Harga Hortikultura
Tren penurunan juga diikuti oleh Cabai Merah Keriting yang merosot 35 persen, dari harga Rp150 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram. Sementara itu, Cabai Rawit Hijau mengalami penurunan tipis sebesar 2,08 persen dan Cabai Rawit Merah turun sebesar 11,88 persen. Selain kelompok cabai, harga Daging Ayam Ras (Broiler) juga terkoreksi turun sebesar 2,82 persen dibandingkan pekan lalu.
Berbanding terbalik dengan cabai, komoditas bawang justru merangkak naik. Bawang Merah mengalami kenaikan harga sebesar 8,33 persen dari 45 ribu rupiah menjadi 50 ribu rupiah per kilogram. Begitu pula dengan Bawang Putih yang naik 9,38 persen dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Adapun Minyak Goreng Curah kemasan 1 liter mengalami kenaikan tipis sebesar 0,56 persen, sedangkan bapok lainnya terpantau stabil.
Upaya Menjaga Stabilitas Pasar
Plt Kabid Perdagangan, Muhamad Suhendra, mengungkapkan bahwa fluktuasi harga cabai merupakan fenomena pasar yang lumrah akibat pengaruh pasokan dan distribusi. Meskipun penurunan harga cabai menguntungkan konsumen, pihaknya tetap mewaspadai tren kenaikan pada komoditas bawang.
"Kami terus melakukan pemantauan harga secara rutin guna memastikan kestabilan pasokan dan mengantisipasi lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat. Secara umum, kondisi harga bapok pada minggu pertama April masih tergolong stabil meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi," ujar Muhamad Suhendra.
Secara keseluruhan, kondisi harga barang pokok di Kotawaringin Barat pada awal April 2026 masih relatif terkendali. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan harga di pasar-pasar tradisional guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....