Perkuat Validitas Data, Guru PAUD Kobar Ikuti Bimtek Sarpras Dapodik

  • 01 Apr 2026 00:39 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Seksi PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengisian data sarana dan prasarana. Kegiatan yang berfokus pada aplikasi Dapodik bagi satuan PAUD ini dilaksanakan di Aula SPNF Kabupaten Kobar pada Selasa, 31 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan guru PAUD yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Kobar. Kehadiran para peserta ini menunjukkan komitmen kolektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data pendidikan, khususnya pada jenjang anak usia dini.

Selama agenda berlangsung, para peserta mendapatkan pemahaman teknis mendalam terkait tata cara penginputan, pembaruan, hingga validasi data sarana dan prasarana. Hal ini bertujuan agar setiap aset pendidikan di sekolah terekam dengan akurat dalam sistem nasional.

Kepala Dinas Dikbud Kobar, Alamsyah, dalam sambutannya menekankan bahwa ketersediaan data sarana dan prasarana yang valid sangat krusial sebagai fondasi utama. Data tersebut menjadi dasar penting dalam proses perencanaan, penganggaran, serta pengambilan kebijakan strategis di bidang pendidikan.

"Oleh karena itu, operator satuan pendidikan diharapkan dapat mengisi data secara tepat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan," ujar Alamsyah saat memberikan arahan kepada para peserta.

Materi yang disampaikan narasumber meliputi pengenalan menu sarana dan prasarana pada aplikasi Dapodik serta tata cara penginputan data ruang, alat, hingga kondisi bangunan. Selain teori, para guru juga melakukan praktik langsung pengisian data guna memastikan teknis pelaksanaan di sekolah masing-masing berjalan lancar.

Pihak panitia juga menyediakan sesi pendampingan dan diskusi interaktif untuk membantu peserta mengatasi berbagai kendala teknis yang sering ditemui di lapangan. Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi kesalahan input yang dapat menghambat penyaluran bantuan atau program pemerintah ke depannya.

"Semoga melalui Bimtek ini, seluruh satuan PAUD di Kobar mampu mengoptimalkan pengelolaan data sarana dan prasarana secara profesional," Alamsyah, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....