Atasi Krisis Air Bersih, BPBD Kobar Suplai 12 Ribu Liter Air ke Desa Natai Baru
- 01 Apr 2026 00:31 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan, pada Kamis, 26 Maret 2026. Langkah cepat ini diambil menyusul laporan masyarakat terkait kritisnya ketersediaan air bersih akibat mengeringnya sumber air utama di wilayah tersebut.
Kekeringan yang melanda Desa Natai Baru telah berdampak signifikan pada ratusan warga yang tersebar di tujuh rukun tetangga (RT). Berdasarkan pendataan tim di lapangan, setidaknya 177 kepala keluarga (KK) saat ini sangat bergantung pada bantuan air kiriman untuk memenuhi kebutuhan dasar harian.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kobar, Reneli, segera menginstruksikan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan suplai lanjutan menggunakan armada tangki. "Kami memfokuskan penyaluran air pada titik-titik krusial seperti tandon warga dan fasilitas ibadah guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar," ujar Reneli.
Dalam operasi yang berlangsung selama empat jam tersebut, dikatakannya sebanyak 12.000 liter air bersih berhasil didistribusikan ke lingkungan RT 06, RT 10, dan RT 11. Petugas di lapangan harus bekerja ekstra di bawah cuaca panas berawan demi menjangkau seluruh penampungan air yang telah disiapkan oleh warga setempat.
BPBD Kobar mengidentifikasi penyebab utama krisis ini akibat mengeringnya embung desa serta rendahnya intensitas curah hujan di wilayah Arut Selatan dalam beberapa pekan terakhir. Meskipun sebagian warga masih dapat memanfaatkan tower Pamsimas, kapasitasnya belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan populasi desa yang mencapai 16.000 liter per hari.
Reneli mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menghemat penggunaan air selama musim kemarau berlangsung. "Masyarakat juga diharapkan dapat segera melaporkan setiap informasi atau kejadian kebencanaan melalui kanal resmi komunikasi BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat, baik melalui nomor kontak darurat maupun media sosial resmi BPBD yang tersedia," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....