Gunakan Motor Trail, Bupati Kapuas Tinjau Jalan Rusak

  • 17 Mar 2026 06:22 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas, Wiyatno menunjukkan aksi nyata dengan menunggangi sepeda motor trail untuk meninjau langsung titik-titik jalan rusak di Kecamatan Kapuas Kuala dan Bataguh pada Minggu 15 Maret 2026. Didampingi Sekda Usis I Sangkai dan Kepala DPMPTSP Teguh Yunianto, orang nomor satu di Kapuas ini menyisir medan sulit mulai dari akses feri Lupak hingga jalur strategis Desa Terusan Mulya.

Aksi blusukan ini sengaja dilakukan untuk merasakan langsung penderitaan warga yang setiap hari melintasi jalur vital distribusi barang dan ekonomi tersebut. Jalur menuju Pelabuhan Batanjung menjadi perhatian utama karena posisinya yang sangat krusial bagi konektivitas logistik di wilayah Kalimantan Tengah.

Di tengah kepulan debu dan jalan berlubang, Wiyatno menyempatkan diri berhenti untuk mengecek kondisi aspal serta berdialog dengan warga setempat. Ia ingin memastikan bahwa kendala yang dihadapi pengguna jalan di lapangan mendapatkan solusi cepat dan tepat dari pemerintah daerah.

Pihaknya menegaskan bahwa peninjauan ini adalah bagian dari janji pemerintah untuk terus menjaga denyut nadi infrastruktur demi kelancaran mobilitas rakyat. Fokus perbaikan tidak hanya pada jalan pemukiman, tetapi juga pada akses penghubung yang terintegrasi dengan kawasan industri dan pelabuhan.

"Kita ada di G13 Blok C Kebun Sawit PT Hijau Pertiwi kebetulan kebun ini melintasi jalan menuju Pelabuhan Batanjung, kita nanti bekerja sama dengan pihak Kebun Sawit untuk merawat jalan ini sepanjang 8 Kilometer. Semoga kedepan jalan ini menjadi bagus dan bisa dilewati masyarakat Terusan Mulya dan yang lainnya," katanya.

Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, seperti perusahaan sawit, dipandang sebagai langkah cerdas untuk mempercepat penanganan infrastruktur di wilayah pelosok. Wiyatno menilai akses jalan yang mantap akan menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bumi Panunjung Tarung.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil jalan yang mengalami kerusakan, baik di wilayah Kapuas Kuala maupun Bataguh. Ini penting agar penanganannya bisa tepat dan menjadi perhatian pemerintah daerah,” katanya.

Pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik kerusakan yang paling menghambat aktivitas warga. Keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk tetap menghadirkan solusi infrastruktur yang fungsional bagi masyarakat luas.

Akses menuju Pelabuhan Batanjung diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi barang skala besar yang akan mendongkrak pendapatan daerah di masa depan. Kelancaran jalur ini diyakini akan menurunkan biaya logistik dan mempermudah akses pendidikan serta kesehatan bagi warga antar-kecamatan.

“Kita ingin memastikan akses menuju pelabuhan dan jalur penghubung antar wilayah tetap fungsional. Infrastruktur jalan yang baik akan sangat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta kelancaran distribusi barang,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....