Geber Pangan Murah, Bupati Kapuas Resmi Luncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera

  • 17 Mar 2026 05:58 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Stadion Panunjung Tarung menjadi saksi bisu kemeriahan Gerakan Pangan Murah pada Jumat 13 Maret 2026. Sinergi apik antara Pemkab Kapuas dan Bulog ini digelar untuk menjinakkan laju inflasi sekaligus meluncurkan program strategis Kartu Huma Betang Sejahtera.

Prosesi peluncuran ditandai dengan penyerahan kartu secara simbolis oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng, Hamka, kepada Bupati Wiyatno di hadapan ribuan pasang mata. Momentum ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, hingga para tokoh penggerak PKK dan organisasi wanita Kabupaten Kapuas.

Dalam orasinya, Hamka menegaskan bahwa Kartu Huma Betang Sejahtera adalah bukti nyata kehadiran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di tengah kesulitan rakyat. Ia menyebut kartu ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan instrumen vital untuk memperkuat daya beli dan perlindungan sosial masyarakat.

"Sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan Provinsi menjadi kunci utama agar program bantuan tidak tumpang tindih dan benar-benar menyasar akar rumput. Harapannya, bantuan ini menjadi modal penting bagi warga Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung dalam memenuhi kebutuhan dasar, pendidikan, hingga kesehatan, " katanya.

Tercatat sebanyak 24.534 keluarga di Kabupaten Kapuas akan merasakan manfaat dari program besar ini. Sebagai langkah awal, sebanyak 3.350 kartu mulai didistribusikan hari ini khusus untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Mantangai.

Bupati Kapuas, Wiyatno menyadari betul bahwa lonjakan harga pangan saat ini menjadi beban berat yang menggerus kantong keluarga kurang mampu. Kondisi menantang ini menuntut kerja keras dan keseriusan semua pihak, mulai dari pemerintah hingga pelaku usaha, untuk memulihkan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kapuas memanfaatkan APBD untuk menjaga stabilitas harga melalui intervensi pasar guna mengurangi gejolak harga komoditas pangan terutama beras, minyak goreng dan gula. Oleh karena itu, Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah yang bertujuan memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau,” ucap Wiyatno.

Ia menjelaskan bahwa selisih harga yang signifikan di pasar murah ini terjadi berkat adanya subsidi besar-besaran dari Pemerintah Daerah. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan emas ini dengan bijak dan berbelanja sesuai kebutuhan tanpa harus melakukan aksi borong.

“Kegiatan pasar murah ini merupakan bukti keseriusan dan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam membantu meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....