Sekda Kapuas Buka Rakor Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak 2026 Secara Daring

  • 16 Mar 2026 08:29 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Evaluasi Mandiri (EM) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 melalui Zoom Meeting, Jumat 13 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan manifestasi nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Usis menekankan bahwa tanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman bagi anak berada di pundak negara, pemerintah daerah, hingga keluarga secara kolektif. Kebijakan Kabupaten Layak Anak bukan sekadar program formalitas, melainkan sistem pembangunan terintegrasi yang wajib menyusup ke dalam setiap kebijakan daerah.

Pihaknya menuturkan, Kabupaten Kapuas menunjukkan tren positif dengan prestasi yang terus merangkak naik dalam beberapa tahun terakhir. Setelah sukses mempertahankan kategori Pratama pada 2022 dan 2023, Kapuas berhasil melompat ke kategori Madya pada tahun 2025 lalu.

"Penilaian KLA ini bukan semata-mata dilakukan demi mengejar penghargaan atau trofi. Fokus utamanya adalah sebagai cermin evaluasi untuk memastikan setiap derap pembangunan daerah benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik anak," katanya.

Pemenuhan hak anak tersebut mencakup lima klaster utama, mulai dari hak sipil dan kebebasan hingga perlindungan khusus bagi anak. Kelima klaster ini berkaitan erat dengan berbagai urusan pemerintahan, sehingga setiap perangkat daerah memiliki peran strategis yang saling bersinergi.

Kontribusi nyata perangkat daerah dapat diwujudkan melalui layanan kesehatan ibu dan anak, akses pendidikan berkualitas, hingga penyediaan infrastruktur dasar yang layak. Hal ini membuktikan bahwa urusan anak adalah urusan lintas sektor yang memerlukan koordinasi tanpa sekat.

Untuk menjaga ritme kerja tersebut, Sekda meminta Dinas P3APP2KB selaku Sekretariat Gugus Tugas KLA untuk terus melakukan pendampingan teknis secara intensif. Koordinasi yang solid dengan pihak kecamatan menjadi kunci utama agar proses evaluasi mandiri ini berjalan tanpa hambatan berarti.

"Melalui kerja keras dan sinergi yang kuat, target mempertahankan serta menaikkan kelas Kabupaten Layak Anak optimis dapat diraih. Semangat ini diharapkan menjadi pondasi kokoh dalam membangun generasi emas Kabupaten Kapuas yang lebih sejahtera," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....