Perkuat Pengelolaan Sampah, Pemkab Kapuas Matangkan Program LSDP

  • 11 Mar 2026 10:31 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar rapat persiapan Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah. Rapat ini dipimpin oleh Asisten II Setda Kapuas, Kusmiatie, didampingi Kepala Bapperida, Ahmad Saribi, di Ruang Rapat Kantor Bupati pada Senin 9 Maret 2026.

Agenda utama pertemuan ini adalah membahas kesiapan data serta kondisi aktual pengelolaan sampah di lapangan. Koordinasi lintas perangkat daerah diperkuat guna memastikan seluruh instansi terkait siap menghadapi proses assessment program nasional tersebut.

Asisten II Setda Kapuas, Kusmiatie menekankan pentingnya kolaborasi antar-satuan kerja agar persiapan berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia berharap program LSDP ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan sanitasi dan kebersihan lingkungan di Kabupaten Kapuas.

"Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan daerah dalam menghadapi proses assessment program LSDP. Muali dari kesiapan data, kondisi pengelolaan sampah, serta koordinasi lintas perangkat daerah yang akan terlibat dalam pelaksanaan program," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Ahmad Saribi memaparkan bahwa tahap awal program pada 2026-2027 akan berfokus pada penguatan kebijakan dan kelembagaan. Selain aspek tata kelola, perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah juga menjadi target prioritas yang ingin dicapai.

Saribi menambahkan bahwa peningkatan indikator keberhasilan pada tahap awal sangat penting untuk membuka akses pendanaan di masa depan. Hal ini menjadi syarat mutlak agar daerah dapat melanjutkan pengembangan program ke level yang lebih luas.

“Pada tahap ini juga menjadi prioritas untuk meningkatkan indikator persetujuan bangunan gedung. Nanti daerah dapat memenuhi persyaratan untuk mengakses pendanaan pada tahap berikutnya,” ucapnya.

Selanjutnya pada periode 2028 hingga 2029, program LSDP akan memasuki tahap pengembangan infrastruktur persampahan, optimalisasi tata kelola, serta penguatan konsep ekonomi sirkuler dalam pengelolaan sampah.

Memasuki periode 2028-2029, fokus program akan bergeser pada pembangunan infrastruktur fisik dan optimalisasi tata kelola persampahan. Pada tahap ini, konsep ekonomi sirkuler mulai diterapkan agar sampah dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

"Pada tahun 2030, program LSDP diharapkan telah mencapai tahap inovasi dan keberlanjutan secara mandiri. Target akhirnya adalah terciptanya sistem pengelolaan sampah yang efektif, modern, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas,"katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....