Sinergitas Lintas Instansi, Polres Kapuas Wujudkan Gerakan Tanam Jagung

  • 11 Mar 2026 10:13 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Polres Kapuas menggelar penanaman jagung serentak di lahan SMK Negeri 3 Kuala Kapuas pada Sabtu 7 Maret 2026. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Sejumlah perwakilan instansi hadir dalam kegiatan ini, mulai dari jajaran Pemkab Kapuas, Kodim 1011/KLK, hingga Bulog dan BPS. Kehadiran berbagai pihak tersebut mempertegas komitmen lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kapuas.

Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma menjelaskan bahwa program ini selaras dengan Asta Cita Presiden untuk memperkuat ketersediaan pangan. Hingga Maret 2026, total luas lahan jagung yang dikelola Polres Kapuas telah mencapai 153,5 hektare.

"Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak. Termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perhutani, Inhutani, serta berbagai stakeholder lainnya termasuk masyarakat," katanya.

Penanaman dilakukan secara bertahap mulai dari 23,5 hektare pada Januari hingga penambahan lahan baru di bulan Maret ini. Sisa lahan lainnya telah disiapkan untuk proses penanaman berkelanjutan hingga kuartal IV tahun 2026 mendatang.

Keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi solid antara Polri, kementerian terkait, pihak swasta, hingga kelompok masyarakat. Pada periode sebelumnya di tahun 2025, wilayah ini bahkan telah menyerap 10 ton hasil panen untuk didistribusikan melalui Bulog.

Target utama dari gerakan ini adalah menjaga stok pakan ternak serta menstabilkan harga jagung di pasar lokal. Selain dampak ekonomi, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara aparat keamanan dan warga.

Personel Bhabinkamtibmas diterjunkan langsung ke lapangan untuk mendampingi petani dalam mengelola lahan dan pupuk. Pengawasan juga dilakukan terhadap penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) agar bantuan tepat sasaran dan produktif.

Kapolres mengajak seluruh unsur pemerintah daerah hingga desa untuk aktif mendukung pembukaan lahan dan penyediaan bibit. Dukungan anggaran dan fasilitas sangat diperlukan agar program ketahanan pangan ini berjalan maksimal.

Melalui kerja sama ini, swasembada pangan tidak hanya menjadi slogan tetapi memberikan manfaat ekonomi bagi petani. “Kami berharap melalui program ini swasembada pangan dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta para petani,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....