Disperindagkop UKM Kobar Pantau Harga Bapok jelang Ramadan
- 19 Feb 2026 12:48 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Perkembangan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Kabupaten Kotawaringin Barat pada minggu kedua Februari 2026 terpantau relatif stabil. Berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) periode 9–13 Februari, fluktuasi harga masih dalam batas wajar.
Plt Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhamad Suhendra, mengatakan bahwa fluktuasi harga tersebut masih dalam batas wajar menjelang bulan Ramadan. Menurutnha, kondisi tersebut masih terkendali dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.
“Secara umum harga kebutuhan pokok di Kotawaringin Barat masih stabil. Memang ada beberapa komoditas yang naik seperti ayam ras dan ikan kembung, namun ada juga yang turun terutama cabai," ucapnya, Rabu 18 Februari 2026.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga harian yakni bawang merah, daging ayam ras (boiler), dan ikan segar kembung. Sementara itu, cabai merah besar dan cabai merah keriting justru menunjukkan tren penurunan harga.
Secara rinci, bawang merah mengalami kenaikan dari Rp45.000 per kilogram di awal minggu menjadi Rp50.000 per kilogram di akhir minggu. Daging ayam ras juga naik dari Rp46.000 menjadi Rp48.000 per kilogram, sedangkan ikan segar kembung meningkat dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Di sisi lain, cabai merah besar turun signifikan dari Rp80.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, dan cabai merah keriting turun dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Adapun cabai rawit hijau dan cabai rawit merah terpantau stabil masing-masing di harga Rp100.000 dan Rp90.000 per kilogram.
Jika dibandingkan rata-rata minggu pertama Februari 2026, kenaikan tertinggi terjadi pada daging ayam ras sebesar 4,85 persen dan ikan segar kembung sebesar 6,67 persen. Sebaliknya, cabai merah keriting mengalami penurunan sebesar 7,50 persen dan cabai rawit merah turun sebesar 2,17 persen.
Sementara komoditas lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, dan daging sapi relatif tidak mengalami perubahan harga. Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang menjelang bulan puasa.
“Kami bersama instansi terkait akan terus memonitor perkembangan harga dan memastikan distribusi barang lancar. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun lonjakan harga menjelang Ramadan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....