Disperindagkop UKM Kobar Pantau Harga Bahan Pokok
- 03 Feb 2026 07:52 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Menutup pekan keempat Januari 2026, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kotawaringin Barat (Kobar) merilis perkembangan harga sejumlah komoditas bahan pokok. Data tersebut dihimpun dari pemantauan langsung di sejumlah pasar tradisional setempat.
Kepala Dinas Perindagkop UKM Kobar, Fitriyana, menyampaikan pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Kami akan terus melakukan pemantauan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap gejolak harga di pasaran,” ucapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, kenaikan harga terjadi pada cabai rawit hijau sebesar 4,17 persen, cabai rawit merah sebesar 10,71 persen, gula pasir (eceran) sebesar 4,65 persen, serta ikan segar kembung sebesar 6,38 persen. Sementara itu, penurunan harga tercatat pada komoditas daging ayam ras (boiler) sebesar 3,42 persen dibandingkan harga rata-rata minggu sebelumnya.
Pada kelompok komoditas cabai, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting terpantau stabil masing-masing sebesar Rp60.000 per kilogram, kemudian cabai rawit hijau berada pada harga Rp100.000 per kilogram. Namun demikian, cabai rawit merah mengalami fluktuasi, dengan harga di awal minggu sebesar Rp60.000 per kilogram dan meningkat menjadi Rp65.000 per kilogram di akhir minggu.
"Untuk komoditas lainnya, bawang merah dan bawang putih masih berada pada kondisi harga stabil masing-masing sebesar Rp50.000 dan Rp40.000 per kilogram. Sementara harga daging ayam ras (boiler) terpantau mengalami penurunan dari Rp46.000 per kilogram di awal minggu menjadi Rp45.000 per kilogram di akhir minggu," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....