Komnas Haji Apresiasi Presiden Prabowo: Ongkos Haji 2026 Turun Rp 2 Juta

  • 10 Apr 2026 03:56 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Ketua Komisi Nasional (Komnas) Haji, Mustolih Siradj, mengapresiasi keseriusan Presiden Prabowo dalam melakukan perbaikan tata kelola haji. Ia menilai, keberpihakan itu nyata sejak pembentukan Kementerian Haji dan Umrah yang kini telah dipisahkan dari payung Kementerian Agama.

Ia menjelaskan, pemerintah berhasil menekan ongkos haji 2026 sebesar Rp2 juta perjemaah, saat harga energi global bergejolak akibat ketegangan Timur Tengah. Bahkan, negara menunjukkan komitmennya untuk tidak menambah beban biaya tambahan, sembari memangkas masa tunggu haji menjadi 26 tahun.

"Komitmen Presiden Prabowo tidak akan membebani biaya tambahan kepada jemaah. Antrian jemaah haji juga dipangkas menjadi 26 tahun dan akan terus diperpendek," katanya, Kamis 9 April 2026.

Tak hanya itu, keinginan pemerintah membangun kampung haji dan terminal khusus jemaah haji Indonesia di Arab Saudi bukan sekadar angan. Sebab, Presiden Prabowo telah menjalin komunikasi langsung dengan otoritas kerajaan.

Mustolih Siradj menilai kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah jemaah Indonesia. Menurutnya, selama ini jemaah haji Indonesia mendarat di dua bandara utama, yaitu Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

Langkah cepat diambil juga pemerintah dengan menginstruksikan Garuda Indonesia dan Danantara untuk segera membentuk kerja sama dengan Saudi Airlines. Ia menilai sinergi antarmaskapai ini menjadi solusi agar biaya penerbangan lebih efisien.

"Penerbangan merupakan komponan terbesar yang menyedot biaya penyelenggaraan haji. Sehingga langkah Presiden ini sangat tepat dalam memecah kebuntuan selama puluhan tahun dan menekan ongkos," ucapnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....