Harga Avtur Melambung, Negara Ambil Alih Lonjakan Biaya Penerbangan Jemaah Haji

  • 08 Apr 2026 19:46 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Situasi geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga avtur yang berdampak pada biaya operasional penerbangan haji. Kondisi ini memaksa sejumlah maskapai menaikkan tarif penerbangan bagi setiap jemaah, salah satunya Garuda Indonesia.

Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan maskapai Garuda Indonesia tercatat menaikkan biaya sebesar Rp7,9 Juta per jemaah. Ia menegaskan, kenaikan tersebut akan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Hari ini Presiden Prabowo memutuskan tidak boleh dibebankan kepada jemaah. Negara ambil alih beban tersebut melalui dana efesiensi dari APBN," kata Dahnil, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 8 Maret 2026.

Dahnil memaparkan, pemerintah akan memanfaatkan dana efisiensi dari APBN senilai total Rp1,77 Triliun untuk menutup selisih harga tiket pesawat tersebut. Dengan kebijakan ini, para calon jemaah haji tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Di kesempatan lain, Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menjelaskan penyesuaian harga tiket dilakukan secara proporsional sesuai ketentuan regulator. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan operasional maskapai dan aksesibilitas layanan transportasi udara.

"Ke depan, Garuda Indonesia akan terus mencermati perkembangan geopolitik dan dinamika industri aviasi global, serta memastikan setiap langkah penyesuaian dilakukan secara adaptif. Hal ini guna menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan aksesibilitas layanan bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Sekedar informasi, sebelumnya pemerintah menetapkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) 2026 untuk wilayah Kalimantan Tengah melalui embarkasi Banjarmasin (Kalimantan Selatan) sebesar Rp55.538.922 perjemaah. Biaya tersebut mencatatkan penurunan sebesar Rp2 juta jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Sementara itu, dilansir dari website Pertamina, per April harga avtur penerbangan domestik di Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan sebesar Rp25.521.09 per liter. Bahkan, untuk penerbangan internasional saat ini menyentuh angka 154 US cents/liter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....