Satu Lagi, Penyerang Personel Satresnarkoba Katingan Berhasil Diringkus
- 05 Jul 2026 06:37 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Perburuan terhadap para pelaku penyerangan berdarah yang menewaskan seorang anggota Polri di Katingan mulai membuahkan hasil. Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan berhasil mengamankan seorang pria berinisial R, yang diduga kuat terlibat dalam aksi kekerasan yang mencoreng operasi penindakan narkoba tersebut.
Penangkapan ini menjadi titik terang dalam upaya mengungkap jaringan pelaku di balik insiden yang menyisakan duka mendalam bagi Korps Bhayangkara Katingan.
Diamankan di Wilayah Katingan, Kini Diperiksa Intensif
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut R berhasil dibekuk tim gabungan di wilayah Kabupaten Katingan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik.
"Inisial yang diamankan adalah R," ujar Dodik saat dikonfirmasi awak media, Sabtu, 4 Juli 2026.
Sejauh ini, peran R dalam rangkaian penyerangan masih terus didalami. Penyidik tidak ingin gegabah dalam menyimpulkan keterlibatannya, mengingat kasus ini berpotensi menyeret lebih banyak nama.
"Masih dimintai keterangan dan masih dalam rangka pengembangan," katanya.
Perburuan Belum Usai, Tim Gabungan Terus Bergerak
Meski satu nama telah diamankan, kasus ini rupanya masih jauh dari kata tuntas. AKBP Dodik menegaskan, sejumlah terduga pelaku lain yang diduga turut ambil bagian dalam penyerangan tersebut masih berkeliaran dan menjadi target pengejaran tim gabungan.
"Terduga pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan. Kami akan terus melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan," katanya.
Mengenang Malam Berdarah di Tumbang Kalemei
Kasus ini bermula dari operasi penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, pada dini hari Kamis, 2 Juli 2026. Yang seharusnya menjadi penindakan justru berubah menjadi tragedi, setelah petugas Satresnarkoba diserang menggunakan senjata tajam oleh pihak yang tak terima digerebek.
Insiden itu merenggut nyawa Aiptu Yudhi Perdana Putra yang gugur di tempat tugas. Duka semakin bertambah ketika Bripda Nopandri Ramadhana, yang sempat dinyatakan hilang usai kejadian, akhirnya ditemukan telah meninggal dunia di aliran Sungai Katingan.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap satu personel lain, yakni Aiptu Sumaryanto, masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang menyisir wilayah sekitar lokasi kejadian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....