Diduga Tabung Gas Bocor, Kafe di Jalan Nyai Balau Ludes Terbakar

  • 04 Mar 2026 06:38 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sebuah kafe di Jalan Nyai Balau, Kelurahan Langkai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hangus terbakar pada Rabu, 5 Maret 2026 dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu diduga dipicu kebocoran tabung gas di area dapur.

Peristiwa yang berlangsung saat waktu sahur ini sempat membuat panik warga sekitar. Kobaran api terlihat sangat besar disertai kepulan asap hitam membumbung tinggi ke udara.

Nasrullah, karyawan yang berada di dalam kafe saat kejadian, menuturkan saat itu ia tengah tertidur pulas ketika api mulai berkobar.

Ia kemudian terbangun dalam kondisi panik saat mendapati seluruh ruangan menjadi gelap gulita dan terdengar suara percikan api.

"Sebelum kejadian, saya sudah tertidur karena kafe sudah tutup. Tiba-tiba terbangun melihat semua ruangan gelap. Ternyata ada api di bagian dapur. Saya panik dan langsung keluar menyelamatkan diri," kata Nasrullah saat wawancarai di lokasi kejadian.

Api yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas tersebut dengan cepat menjalar dan melahap seluruh isi ruangan. Beruntung, kafe telah tutup saat kejadian sehingga tidak ada pengunjung yang menjadi korban.

Begitu informasi kebakaran diterima, tim pemadam kebakaran gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Sedikitnya 10 unit mobil tangki air milik Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan, dibantu belasan mesin pompa air portabel milik relawan untuk melokalisir kobaran api yang kian membesar.

Upaya pemadaman api memakan waktu hampir satu jam. Berkat kerja keras tim gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah lantaran hampir seluruh aset kafe habis dilalap api.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polresta Palangka Raya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti kebakaran dan kemungkinan adanya faktor lain yang memicu insiden tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....