Kandang Ayam Terbakar, 4.700 Bibit Hangus Kerugian Capai Ratusan Juta

  • 28 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pagi hari yang seharusnya tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi seorang peternak ayam di Jalan Tjilik Riwut Km. 19, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Sebuah kandang ayam berukuran 900 meter persegi ludes dilahap api pada Sabtu, 27 Juni 2026, menghanguskan 4.700 ekor bibit anak ayam yang baru saja tiba dan menimbulkan kerugian materiil hingga Rp 300 juta.

Polsek Bukit Batu jajaran Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap kronologi peristiwa tersebut.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi melalui Kapolsek Bukit Batu, Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi hanya beberapa jam setelah proses pengisian bibit ayam selesai dilakukan.

"Sebelum terjadinya kebakaran, kandang ayam tersebut kedatangan bibit anak ayam berjumlah 4.700 ekor, yang kemudian dimasukkan ke dalam kandang hingga prosesnya selesai sekitar pukul 03.00 WIB," kata Ipda Hafiizh.

Usai menuntaskan tugasnya, saksi berinisial K (45), penjaga kandang kembali ke rumah untuk beristirahat. Namun ketenangan itu tak berlangsung lama.

Bunyi retakan kayu yang beruntun dari arah luar memaksanya bangkit dan memeriksa situasi. Apa yang ditemukannya membuat siapapun bergidik atap kandang sudah runtuh dan berkobar dalam kobaran api.

"Saat keluar rumah, saksi K melihat atap dari kandang ayam sudah jatuh dan terbakar sehingga ia langsung berusaha memadamkannya, namun upayanya gagal akibat api dengan cepat membesar karena kandang ayam terbuat dari bahan yang mudah terbakar," kata Ipda Hafiizh.

Konstruksi kandang dari material mudah terbakar membuat api menjalar begitu cepat. Upaya pemadaman manual oleh K pun tak berdaya menghadapi gejolak si jago merah.

Kebakaran itu menelan seluruh isi kandang tanpa sisa. Kandang seluas 900 m² beserta 4.700 ekor bibit anak ayam di dalamnya hangus tak tersisa, menimbulkan kerugian materiil senilai Rp 300 juta bagi pemilik kandang berinisial Y (37).

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Adapun penyebab pasti munculnya titik api masih belum dapat dipastikan. Unit Inafis dari Satreskrim Polresta Palangka Raya kini tengah bekerja mengidentifikasi sumber kebakaran secara lebih mendalam.

"Untuk penyebab munculnya titik api saat ini masih dalam proses identifikasi lebih lanjut oleh Unit Inafis dari Satreskrim Polresta Palangka Raya," ujar Ipda Hafiizh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....