Gerakan Dayak Anti Narkoba Bentuk Perlawanan Terhadap Narkotika

  • 31 Okt 2025 20:36 WIB
  •  Palangkaraya

‎KBRN, Palangka Raya : Gerakan Dayak Anti Narkoba Kalimantan Tengah menegaskan komitmen untuk mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Bumi Tambun Bungai.

‎Gerakan ini menjadi bentuk perlawanan masyarakat Dayak, termasuk tokoh adat dan pemuda, terhadap maraknya peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.

‎Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba, Sadagori H Binti, mengatakan bahwa pihaknya mengkhawatirkan penyalahgunaan narkotika dapat merusak generasi muda yang seharusnya menjadi penopang masa depan bumi tambun bungai.

‎Selain itu, gerakan ini juga menyerukan adanya pengusiran dari Tanah Kalimantan Tengah bagi bandar dan pelaku yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba.

‎"Peredaran narkoba ini, khususnya sabu-sabu, sudah sangat merusak. ‎Merusak tatanan, merusak budaya, merusak kehidupan masyarakat Dayak. ‎Dan kalau ini tindakan, meminta kepada lembaga adat untuk mengusir yang bersangkutan keluar dari tanah Dayak. ‎Karena sudah merusak tatanan-tatanan yang ada di bumi Tambun Bungai Kalimantan Tengah ini," katanya, Jumat (31/10/2025).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....