Olahraga Padel Kian Diminati Masyarakat di Kalteng
- 27 Jul 2026 11:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Olahraga padel kian diminati masyarakat di Kalimantan Tengah. Olahraga raket yang memadukan unsur tenis dan squash ini menarik perhatian karena relatif mudah dipelajari, dimainkan secara berpasangan, dan memiliki unsur sosial yang kuat.
Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah, Budi Yantoro, menilai perkembangan padel di tengah masyarakat cukup baik. “Ini bisa dikatakan ‘barang baru’. Tapi tidak semua orang bisa langsung terjun dan bermain, karena padel memerlukan keahlian khusus,” ujar Budi, Jumat, 24 Juli 2026, di Palangka Raya.
| Baca juga: Manfaat Bermain Drama bagi Anak Muda |
Sebagai Wakil Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Palangka Raya, Budi, menilai saat ini padel masih cenderung berkembang sebagai tren gaya hidup. Namun olahraga ini memiliki potensi untuk bertahan dalam jangka panjang.
“Padel sebagai gaya hidup? Saya jawab iya. Karena memang hanya kelompok tertentu yang saat ini bisa memainkannya,” ujarnya.
Untuk mengenal padel dibutuhkan tempat khusus dengan sarana dan prasarana khusus, termasuk lapangan yang harus disewa. Biaya membeli raket juga tergolong mahal.
“Walaupun lapangan dan raket bisa disewa, biaya pelatih juga tidak murah. Semua butuh biaya yang tidak sedikit. Bagi masyarakat dengan ekonomi pas-pasan mungkin bisa mencoba satu-dua kali, tapi sulit untuk rutin,” katanya.
Meski demikian, Budi melihat potensi padel berkembang menjadi olahraga prestasi di Kalteng tetap terbuka, seiring dengan perkembangannya di daerah lain di Indonesia yang sudah lebih maju. Menurut Budi, tantangan pengembangan padel ke depan antara lain ketersediaan lapangan berstandar, adanya organisasi atau wadah pengelola, serta sekolah padel seperti sekolah sepak bola atau SSB yang biayanya terjangkau.
“Jadi saat ini padel masih sebatas olahraga kreasi karena belum ada wadahnya dan belum resmi menjadi anggota KONI. Karena itu wajib didaftarkan dulu agar pembinaannya bisa berjalan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....