Olahraga Padel Makin Diminati di Palangka Raya

  • 09 Jan 2026 23:30 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Olahraga padel menjadi salah satu cabang olahraga baru yang mulai diminati masyarakat, khususnya kalangan komunitas. Di Kota Palangka Raya, saat ini terdapat dua lapangan padel indoor yang tersedia, masing-masing berlokasi di Jalan Seth Adji (Gor Hijau) dan di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di kawasan Café Hutan yang berada di lahan RRI.

Pemilik Lapangan Olahraga Padel, Rony Balensky, mengatakan bahwa secara umum olahraga padel merupakan perpaduan antara tenis lapangan dan squash, baik dari segi aturan permainan maupun peralatan yang digunakan. “Sekilas padel mirip tenis lapangan dan squash. Cara main dan alatnya hampir sama,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Rony menjelaskan, ukuran lapangan padel sedikit lebih kecil dibanding lapangan tenis, yakni 10 x 20 meter untuk permainan ganda. Sementara untuk permainan tunggal, lapangan cukup berukuran 6 x 20 meter. Lapangan padel juga dikelilingi tembok dengan ketinggian tertentu agar bola dapat memantul, seperti pada permainan squash.

Saat ini, pengelola masih menerapkan masa soft opening dengan tarif sewa lapangan sebesar Rp250 ribu per jam, sambil menunggu seluruh fasilitas pendukung rampung. “Karena masih soft opening, tarif sewa kami patok Rp250 ribu per jam, sambil menunggu semua fasilitas selesai,” katanya.

Raket padel sendiri berukuran lebih besar dari bet tenis meja dan memiliki lubang-lubang kecil di permukaannya. Sementara bola yang digunakan menyerupai bola tenis.

Pemain harus memukul bola menggunakan raket tanpa membiarkan bola memantul dua kali di area sendiri. Sistem penilaian dalam permainan padel juga serupa dengan tenis, yakni menggunakan skor 0 hingga 40.

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Palangka Raya, Fathul Munir, menyambut baik hadirnya olahraga padel sebagai alternatif olahraga baru di kota setempat. “Olahraga ini bisa menjadi aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya komunitas,” ujarnya.

Munir berharap olahraga padel dapat terus berkembang dan diminati masyarakat luas, sebagaimana olahraga lainnya. Menurutnya, meningkatnya minat berolahraga akan berdampak positif pada terwujudnya masyarakat yang sehat dan bugar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....