Mendongeng, Menyulam Imajinasi dan Merajut Kedekatan

  • 15 Okt 2025 19:43 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Di tengah derasnya arus digital dan dominasi gawai, hobi mendongeng justru kembali mencuri perhatian. Aktivitas yang dulu identik dengan masa kecil ini kini mulai digemari berbagai kalangan sebagai cara untuk mempererat hubungan antarmanusia dan melatih kemampuan komunikasi.

Tak hanya untuk anak-anak, mendongeng juga menjadi sarana refleksi diri dan hiburan yang mendalam bagi orang dewasa. Seiring berkembangnya komunitas dongeng dan kelas bercerita, hobi ini menjelma menjadi aktivitas yang tak lekang oleh waktu.

Mendongeng bukan sekadar menyampaikan cerita; ia adalah seni menyampaikan emosi, nilai, dan makna secara lisan. Dalam prosesnya, pendongeng diajak untuk memahami struktur cerita, karakter, intonasi suara, hingga ekspresi tubuh agar pesan yang disampaikan benar-benar hidup.

Banyak yang mengaku, setelah rutin mendongeng, kemampuan public speaking mereka meningkat drastis. Selain itu, bercerita juga melatih empati, karena kita dituntut memahami sudut pandang tokoh-tokoh dalam cerita.

Yang menarik, mendongeng kini menjelma jadi medium edukatif yang efektif. Banyak guru dan orang tua memanfaatkan cerita untuk menyampaikan pesan moral tanpa menggurui.

Bahkan, lembaga pendidikan dan terapi anak juga mengintegrasikan storytelling sebagai bagian dari metode pembelajaran dan penyembuhan. Dongeng mampu membuka ruang imajinasi anak, merangsang kreativitas, dan membuat mereka lebih mudah menyerap pelajaran dengan cara yang menyenangkan.

Hobi ini pun semakin mudah diakses. Banyak platform digital menyediakan forum berbagi cerita, podcast dongeng, hingga pelatihan mendongeng daring. Tak sedikit pula yang menjadikan mendongeng sebagai profesi, seperti pendongeng keliling, pembaca cerita di perpustakaan, hingga konten kreator cerita anak. Mereka membuktikan bahwa bercerita tak lagi sekadar hobi, melainkan juga peluang berkarya yang menjanjikan.

Di tengah dunia yang serba cepat, mendongeng menjadi oase yang menghangatkan. Ia mengajak kita untuk melambat, mendengarkan, dan meresapi.

Bagi yang gemar bercerita, kegiatan ini bukan hanya bentuk ekspresi diri, tapi juga cara untuk hadir sepenuh hati bagi orang lain. Maka tak heran, hobi mendongeng kini dianggap sebagai seni hidup yang layak dirayakan dan dilestarikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....