(KALAU ADA NARSUM HARUS ADA Nama) BIGBANG dan Nostalgia K-Pop Generasi Kedua yang Abad

  • 07 Okt 2026 06:47 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - BIGBANG kembali menjadi bagian dari nostalgia penggemar K-pop generasi kedua yang tumbuh bersama lagu seperti Haru Haru, Lies, Fantastic Baby, dan Bang Bang Bang. Grup yang debut pada 2006 ini dikenal sebagai salah satu nama penting dalam perkembangan K-pop generasi kedua. Dua dekade setelah debut, karya BIGBANG masih terdengar di berbagai platform musik dan mempertemukan penggemar lama dengan generasi pendengar baru. Data katalog YG Entertainment dan Spotify menunjukkan sejumlah lagu BIGBANG masih menjadi karya yang banyak didengarkan hingga, Senin, 5 Oktober 2026.

Kenangan terhadap BIGBANG tidak hanya muncul karena usia lagu yang sudah belasan tahun, tetapi juga karena musiknya melekat dengan pengalaman penggemar pada masa tertentu. Lagu Haru Haru dikenal dengan melodi emosional yang membuat pendengar mudah mengaitkannya dengan kisah dan kenangan masa lalu. Sementara Fantastic Baby dan Bang Bang Bang menghadirkan karakter musik yang lebih energik dan identik dengan penampilan panggung BIGBANG. Bagi penggemar lama, lagu-lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan mereka ketika mulai mengenal dan mengikuti perkembangan K-pop.

Nostalgia terhadap BIGBANG juga tidak hanya dirasakan oleh penggemar yang mengikuti mereka sejak awal. Kehadiran berbagai platform digital membuat lagu-lagu lama lebih mudah ditemukan kembali dan didengarkan oleh generasi muda. Kondisi tersebut memungkinkan pendengar baru mengenal BIGBANG meskipun mereka tidak mengalami langsung masa kejayaan K-pop generasi kedua. "Kalau mendengar lagu BIGBANG, rasanya seperti kembali ke masa sekolah dan mengingat bagaimana dulu mulai suka K-pop," ujar salah seorang penggemar BIGBANG.

Hal tersebut turut terlihat dari popularitas sejumlah lagu BIGBANG di Spotify. Bang Bang Bang, Haru Haru, dan Fantastic Baby menjadi beberapa lagu yang memiliki jumlah pemutaran hingga ratusan juta kali di platform tersebut. Kemudahan akses terhadap katalog musik membuat pendengar baru dapat mengenal karya BIGBANG tanpa harus mengikuti perjalanan grup sejak debut. "Buat generasi sekarang mungkin ini lagu lama, tapi ketika didengarkan lagi tetap terasa seru dan punya karakter yang berbeda," kata penggemar BIGBANG lainnya.

Nostalgia tersebut semakin terasa ketika BIGBANG memasuki usia 20 tahun sejak debutnya pada 2026. YG Entertainment mencatat grup ini kembali dengan lagu BiiiG pada Agustus 2026, setelah sebelumnya merilis Still Life pada 2022. Kehadiran karya baru itu mempertemukan kembali identitas musik BIGBANG dengan penggemar yang telah mengikuti perjalanan mereka selama bertahun-tahun. Pada saat yang sama, pendengar baru memiliki kesempatan mengenal katalog lama BIGBANG melalui karya-karya yang terus tersedia di platform digital.

Perjalanan BIGBANG memperlihatkan bahwa sebuah lagu dapat memiliki kehidupan yang jauh lebih panjang daripada masa promosinya. Bagi penggemar lama, mendengarkan kembali Haru Haru atau Bang Bang Bang dapat membawa ingatan pada masa sekolah, pertemanan, hingga pengalaman pertama mengenal K-pop. Sementara bagi pendengar baru, lagu-lagu tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal salah satu era penting dalam perkembangan musik Korea. "BIGBANG bukan cuma soal lagu, tetapi juga tentang kenangan yang tumbuh bersama para penggemarnya," ujar salah seorang penggemar BIGBANG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....