Mario Tak Hanya Tinggal di Dunia Gim
- 30 Sep 2026 07:14 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya- Mario mungkin pertama kali dikenal sebagai karakter yang berlari, melompat, dan mengumpulkan koin di layar permainan. Namun, setelah empat dekade, sosok berkumis dengan topi merah tersebut telah keluar jauh dari dunia gim. Mario kini hadir dalam film, taman hiburan, merchandise, hingga berbagai acara publik di sejumlah negara. Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana sebuah karakter gim dapat berkembang menjadi bagian dari budaya populer global. Perkembangan tersebut menjadi perhatian, Senin, 28 September 2026.
Super Mario Bros. pertama kali dirilis di Jepang pada 13 September 1985 dan pada 2025 memasuki peringatan 40 tahun. Nintendo kemudian menghadirkan berbagai kegiatan untuk memperingati perjalanan tersebut, termasuk program khusus di Nintendo Museum, desain tiket edisi 40 tahun, hingga berbagai produk bertema Mario. Museum Nintendo juga menampilkan perjalanan karakter tersebut yang berkembang dari gim menuju film, merchandise, dan taman hiburan. Seorang penggemar gim di Palangka Raya, Naufal Kautsar, mengatakan perkembangan Mario membuat karakter tersebut tetap dikenal meskipun teknologi dan jenis permainan terus berubah. “Mario sudah dikenal sejak lama, tetapi sampai sekarang masih terasa dekat dengan pemain baru. Menurut saya, itu karena karakternya terus hadir dalam bentuk yang berbeda,” ujarnya.
Kehadiran Mario bahkan sampai ke jalanan Kota New York melalui Macy's Thanksgiving Day Parade 2025. Nintendo dan Macy's menghadirkan balon Mario berukuran lebih dari 51 kaki atau sekitar 15,6 meter dengan desain yang terinspirasi dari Super Mario Galaxy. Dalam keterangan resminya, Executive Vice President Nintendo of America Devon Pritchard mengatakan kehadiran Mario dalam tradisi tersebut menjadi bagian dari perayaan 40 tahun Super Mario Bros. Ia menyebut Mario telah membawa kegembiraan kepada penggemar dari berbagai usia di seluruh dunia. Pengelola toko merchandise gim di Palangka Raya, Fajar Ramadhan, melihat produk bertema Mario juga memiliki daya tarik karena karakternya mudah dikenali. “Mario itu bukan hanya dikenal dari gamenya. Karakternya sudah menjadi bagian dari budaya populer, sehingga merchandise atau produk bertema Mario juga mudah menarik perhatian penggemar,” katanya.
Mario juga terus berpindah medium ke layar lebar. Nintendo mengumumkan The Super Mario Galaxy Movie sebagai film animasi baru yang dikembangkan bersama Illumination, dengan perilisan internasional dimulai pada April 2026. Selain film, dunia Mario juga hadir di SUPER NINTENDO WORLD yang membawa pengunjung masuk ke lingkungan bertema Mushroom Kingdom melalui wahana, permainan interaktif, restoran, dan merchandise. Dengan begitu, pengalaman mengenai Mario tidak lagi hanya berlangsung ketika seseorang memegang kontroler.
Perkembangan tersebut juga terlihat dari cara Nintendo menghubungkan Mario dengan berbagai aktivitas lain. Pada 2025, Mario hadir dalam acara khusus bersama Seattle Mariners, sementara pada 2026 Nintendo mengadakan rangkaian kegiatan peringatan 40 tahun yang melibatkan permainan, toko, aplikasi, dan taman hiburan. Bahkan aplikasi Nintendo Today! menghadirkan koleksi 40 kartu digital bertema The Super Mario Galaxy Movie sebagai bagian dari perayaan tersebut. Berbagai kegiatan itu memperlihatkan bagaimana satu karakter dapat digunakan dalam beragam bentuk pengalaman bagi penggemarnya.
Empat puluh tahun setelah kemunculan pertamanya, Mario menjadi lebih dari sekadar karakter dalam sebuah permainan. Ia hadir dalam berbagai bentuk hiburan yang dapat dinikmati oleh orang yang mengenalnya sejak era konsol lama maupun generasi yang baru menemukannya melalui film dan perangkat modern. Perjalanan Mario juga memperlihatkan bagaimana karakter dari sebuah gim dapat terus diperkenalkan kembali melalui medium yang berbeda. Dari layar konsol hingga layar bioskop dan taman hiburan, perjalanan Mario masih terus berlanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....