JAFF Market Perluas Jejaring Internasional di Toronto

  • 14 Sep 2026 07:40 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID. Palangka Raya - JAFF Market melakukan kunjungan strategis ke Toronto, Kanada, pada 10–16 September 2026 untuk memperluas hubungan antara industri film Indonesia dan ekosistem perfilman internasional. Kunjungan ini berlangsung bertepatan dengan kehadiran Four Seasons in Java (Empat Musim Pertiwi) dalam program Centrepiece Toronto International Film Festival (TIFF) 2026. Film yang ditulis dan disutradarai Kamila Andini serta diproduseri Ifa Isfansyah melalui Forka Films tersebut menjadi satu-satunya film panjang Indonesia yang terpilih di TIFF tahun ini.

Empat Musim Pertiwi akan menggelar world premiere pada 13 September 2026 di Scotiabank Theatre Toronto, Cinema 3. Sebelum terpilih di TIFF 2026, Empat Musim Pertiwi pertama kali diperkenalkan kepada pelaku industri melalui peluncuran dan penayangan cuplikan eksklusif di JAFF Market 2025. Perjalanan tersebut menunjukkan JAFF Market sebagai platform industri dapat menjadi ruang awal untuk memperkenalkan karya kepada publik secara lebih luas, membangun perhatian sejak tahap sebelum perilisan, dan mendukung perjalanan film menuju panggung internasional.

“Sejak awal, JAFF Market dibangun untuk menjadi jembatan antara potensi industri film Indonesia dan peluang di tingkat internasional. Kami ingin semakin banyak proyek dan pelaku industri Indonesia memperoleh akses terhadap jejaring, mitra, dan peluang kolaborasi yang dapat mendukung perjalanan karya mereka ke pasar yang lebih luas,” ujar Linda Gozali, Market Director JAFF Market.

Memperluas Akses Industri Film Indonesia

Selama berada di Toronto, JAFF Market membangun dialog dengan beragam perwakilan ekosistem perfilman di pasar film, termasuk lembaga perfilman, perusahaan produksi, sales agent / distributor, dan profesional di industri internasional. Pertemuan tersebut diarahkan untuk membuka peluang co-production, pengembangan ide dan pembiayaan proyek, distribusi, pertukaran pengetahuan, komunikasi dengan delegasi internasional untuk memaksimalkan momentum jejaring produser dan talent.

Dialog tersebut didukung oleh skala dan posisi film Indonesia di pasar domestik. Berdasarkan Cinepoint H1 2026 Report, film Indonesia mencatat sekitar 83 juta admissions sepanjang 2025. Pada semester pertama 2026, total kunjungan bioskop nasional mencapai 53,77 juta admissions, dengan film Indonesia menguasai 71,2% pasar, atau setara dengan sekitar 38,3 juta admissions.

Pertumbuhan ekosistem ini terindikasi dari penyelenggaraan JAFF Market pada 2024 dan 2025, yang secara kumulatif menghasilkan estimasi dampak ekonomi sebesar Rp166 miliar bagi Yogyakarta dan berbagai sektor pendukungnya. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki basis penonton domestik yang besar, tetapi juga ekosistem yang membangun sebuah karya mulai dari talenta,, kekayaan intelektual, perusahaan produksi, dan kapasitas kreatif, semakin siap membangun kolaborasi dengan mitra internasional.

“Potensi industri film Indonesia perlu dibawa ke dalam percakapan internasional yang tepat. Kehadiran kami di Toronto bukan hanya untuk memperkenalkan JAFF Market, tetapi juga membangun hubungan yang dapat berkembang menjadi kerja sama konkret bagi para pelaku industri dari Indonesia maupun negara lain,” kata Sekarini Seruni, Business Director JAFF Market.

Menuju JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank

Kunjungan ke Toronto menjadi bagian dari langkah menuju penyelenggaraan ketiga JAFF Market pada 28–30 November 2026 di Jogja Expo Center, Yogyakarta. JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank akan menghadirkan berbagai program industri, termasuk JAFF Future Project, JAFF IP Connection, Producers Exchange, Film Lab, Market Screening, Film Industry Exhibition, Film & Market Conference, serta rangkaian pertemuan bisnis dan kegiatan jejaring.

Melalui program-program tersebut, JAFF Market berupaya mempertemukan proyek dan kekayaan intelektual terpilih dengan produser, studio, investor, buyer, distributor, institusi, dan profesional industri dari Indonesia dan berbagai negara.

Melalui perjalanan Empat Musim Pertiwi ke Toronto, JAFF Market berperan dalam menciptakan ruang bagi karya Indonesia untuk diperkenalkan, didukung, dipertemukan dengan jejaring yang relevan, dan membangun fondasi menuju pasar serta audiens yang lebih luas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....