Musik Kalteng Berkarya, Identitas Lokal Menembus Zaman

  • 18 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Musik menjadi salah satu ruang bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk memperkenalkan kreativitas sekaligus identitas daerah kepada masyarakat luas. Perkembangan teknologi dan platform digital turut membuka kesempatan bagi musisi lokal untuk memproduksi, mempublikasikan, dan memperkenalkan karya tanpa terbatas ruang dan waktu. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program Music Live Chat Pro 2 RRI Palangka Raya bersama Arya Nazmi, singer, songwriter, dan music producer, Minggu, 16 Agustus 2026. Obrolan yang dipandu Ruspan tersebut mengangkat cerita seputar karya, proses bermusik, serta perkembangan musik di Kalimantan Tengah.

Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya dan cerita lokal yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya berbagai karya musik. Menurut Arya, musisi daerah memiliki kesempatan untuk mengolah cerita dan karakter lokal menjadi karya yang lebih modern tanpa kehilangan identitasnya. “Kita sebenarnya punya banyak cerita dan potensi dari Kalimantan Tengah yang bisa dituangkan menjadi sebuah karya. Tinggal bagaimana kita mengemasnya supaya bisa diterima oleh pendengar,” ujarnya. Kreativitas dalam mengolah pengalaman, lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat dapat menjadi kekuatan tersendiri bagi musik Kalteng.

Perkembangan musik lokal juga semakin terbuka dengan hadirnya berbagai platform digital. Musisi kini dapat memperkenalkan karya melalui media sosial maupun layanan digital sehingga memiliki peluang menjangkau pendengar di luar Kalimantan Tengah. Arya menilai perkembangan tersebut dapat dimanfaatkan musisi muda untuk lebih berani menunjukkan karya mereka. “Sekarang kesempatan untuk memperkenalkan karya jauh lebih terbuka. Musisi tidak harus menunggu punya panggung besar dulu, karena karya bisa diperkenalkan melalui platform digital,” ujarnya.

Namun, berkembangnya musik lokal tidak hanya bergantung pada kemampuan menciptakan lagu, tetapi juga konsistensi dan kemauan untuk terus belajar. Musisi perlu memahami proses kreatif, produksi, hingga cara membangun hubungan dengan pendengar. Menurut Arya, ekosistem musik juga akan semakin kuat apabila para pelaku musik mau saling mendukung dan berkolaborasi. “Musik itu bukan hanya tentang membuat lagu, tetapi bagaimana kita terus belajar, berkarya, dan membangun relasi dengan orang-orang yang ada di dalam ekosistem musik,” katanya.

Ruang apresiasi terhadap karya lokal juga dinilai penting untuk mendorong semakin banyak anak muda Kalteng terlibat dalam dunia musik. Kehadiran media, komunitas, penyelenggara kegiatan, dan platform digital dapat membantu memperluas jangkauan karya musisi daerah. Bagi generasi muda, musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas Kalimantan Tengah dengan cara yang kreatif. “Saya berharap semakin banyak anak muda Kalteng yang berani berkarya dan tidak takut menunjukkan identitas daerahnya melalui musik,” ucap Arya. Obrolan Music Live Chat bersama Arya Nazmi disiarkan melalui YouTube RRI Palangka Raya Production serta aplikasi RRI Digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....