Membaca Buku Fisik Kembali Diminati Banyak Orang
- 06 Jun 2026 21:14 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Di tengah dominasi layar digital, buku fisik kembali menarik perhatian banyak pembaca. Toko buku, perpustakaan, dan komunitas membaca mulai ramai dengan berbagai kegiatan literasi. Banyak orang mengaku menikmati pengalaman membaca yang lebih fokus ketika menggunakan buku cetak. Fenomena tersebut kembali menjadi pembicaraan pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Buku fisik menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding membaca di layar. Pembaca dapat menandai halaman, mencatat, dan merasakan tekstur kertas secara langsung. Bagi sebagian orang, aktivitas ini membantu meningkatkan konsentrasi dan mengurangi gangguan notifikasi digital. Karena itu, buku cetak masih memiliki tempat tersendiri di era teknologi.
Komunitas membaca juga turut mendorong minat terhadap buku fisik. Kegiatan diskusi buku, tukar buku, hingga klub baca semakin mudah ditemukan. Media sosial justru membantu mempromosikan budaya membaca melalui rekomendasi dan ulasan buku. Akibatnya, minat baca dapat tumbuh melalui kombinasi ruang fisik dan digital.
Menurut penelitian tentang perilaku membaca, banyak pembaca melaporkan bahwa buku cetak memberikan pengalaman yang lebih imersif dan membantu fokus dibanding membaca di perangkat digital. Para peneliti menilai bahwa minimnya gangguan dari notifikasi menjadi salah satu faktor penting. Meski buku digital memiliki kelebihan dalam aksesibilitas, buku fisik tetap menawarkan kenyamanan tersendiri bagi banyak orang. Temuan tersebut membantu menjelaskan mengapa buku cetak masih diminati.
Kembalinya minat terhadap buku fisik menunjukkan bahwa teknologi tidak selalu menggantikan media lama sepenuhnya. Buku cetak dan buku digital dapat saling melengkapi sesuai kebutuhan pembaca. Yang terpenting adalah budaya membaca terus tumbuh di tengah perubahan zaman. Fenomena ini memberikan harapan positif bagi perkembangan literasi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....