Media Sosial Bisa Bantu dan Ganggu Kesehatan Mental
- 06 Jun 2026 21:15 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Platform digital membantu pengguna terhubung, berbagi informasi, dan membangun komunitas. Namun, penggunaan yang berlebihan juga sering dikaitkan dengan berbagai tantangan psikologis. Topik ini kembali menjadi perhatian pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Di satu sisi, media sosial dapat memberikan dukungan sosial dan rasa keterhubungan. Banyak orang menemukan komunitas yang sesuai dengan minat dan kebutuhannya. Akses terhadap informasi kesehatan, pendidikan, dan peluang kerja juga semakin mudah. Karena itu, media sosial tidak selalu berdampak negatif.
Di sisi lain, penggunaan yang terlalu intens dapat mengganggu pola tidur dan meningkatkan stres pada sebagian pengguna. Perbandingan sosial, tekanan untuk selalu tampil sempurna, serta paparan konten negatif menjadi beberapa faktor yang sering dibahas. Tidak sedikit pengguna yang merasa lelah setelah menghabiskan terlalu banyak waktu di platform digital. Kesadaran untuk menggunakan media sosial secara lebih seimbang pun semakin penting.
Menurut American Psychological Association, penggunaan media sosial memiliki potensi manfaat sekaligus risiko, tergantung pada cara dan intensitas penggunaannya. Organisasi tersebut menekankan pentingnya kebiasaan digital yang sehat dan penggunaan yang lebih sadar. Sejumlah penelitian juga menunjukkan hubungan antara penggunaan media sosial yang berlebihan dengan meningkatnya gejala stres, kecemasan, dan gangguan tidur pada sebagian kelompok pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa dampaknya tidak sesederhana baik atau buruk semata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....