Mini Drama Mahasiswa Mengudara di RRI Palangka Raya
- 27 Nov 2025 09:29 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mendapatkan kesempatan berharga untuk menampilkan mini drama mereka melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Palangka Raya. Kegiatan Ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sarana pengembangan kompetensi pedagogis calon guru.
Menurut Masrur Adiputra pembelajaran mini drama memberikan manfaat yang beragam bagi mahasiswa PGSD. “Manfaat yang didapatkan sangat beragam, mulai dari meningkatnya kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri hingga berkembangnya kreativitas dalam menyampaikan pesan secara menarik,” ujarnya. Selasa (25/11/2025).
Ia menambahkan, mini drama juga melatih kemampuan kerja sama tim, manajemen emosi, serta kemampuan pedagogis yang nantinya dapat diaplikasikan ketika mahasiswa menjadi guru. Proses persiapan yang dilakukan mahasiswa sebelum tampil mini drama biasanya dimulai dengan memahami naskah secara menyeluruh, membagi peran sesuai karakter, hingga melakukan latihan bersama pembimbing.
Waktu persiapan dari awal latihan hingga siap rekaman memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu, tergantung kompleksitas naskah dan kesiapan tim. Salah satu mahasiswa mengungkapkan motivasinya mengikuti kegiatan ini. “Teman-teman saya dan pengalaman saya yang pernah bermain drama membuat saya termotivasi untuk ikut serta dalam kegiatan mini drama ini,” Kata Fitri.
Mahasiswa tersebut mengaku senang karena suaranya bisa didengar banyak orang dan mendapatkan pengalaman menyenangkan. Dalam mini drama yang di bawakan, ia berperan sebagai mahasiswa yang melakukan KKN di sebuah desa. “Persiapannya tidak terlalu banyak karena di dunia nyata saya juga seorang mahasiswa. Yang penting bagaimana kita bisa membawa mini drama seakan nyata,” ucapnya.
Pengalaman rekaman di RRI memberikan pelajaran berharga bagi para mahasiswa.
“Saya bisa mengenal apa itu siaran dan rekaman, pengalaman yang mungkin jarang didapat. Saya merasa bangga bisa rekaman di RRI. Sebagai calon guru, pengalaman ini bisa dibagikan kepada siswa nantinya,” ucap mahasiswa tersebut.
Menurut Masrur Adiputra masih ada bahan evaluasi yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa PGSD, baik dari sisi kelebihan maupun kekurangan. Misalnya, beberapa mahasiswa sudah cukup baik dalam ekspresi dan keberanian berekspresi, namun mereka masih perlu meningkatkan ketepatan artikulasi, kekompakan suara, dan penguasaan emosi.
Evaluasi seperti ini penting agar mereka dapat terus berkembang dan siap menggunakan metode kreatif dalam pembelajaran di sekolah nanti.Ia berharap kedepannya kegiatan mini drama dapat terus dikembangkan sebagian dari pembelajaran yang kreatif dan aplikatif.
“Tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai sarana membangun kompetensi pedagogis dan komunikasi yang sangat dibutuhkan seorang guru,” ucapnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menginspirasi dunia pendidikan untuk lebih banyak menggunakan pendekatan seni dalam proses belajar mengajar. (Puja/UPR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....