Fenomena ‘Quiet Vacation’ Liburan Tanpa Jejak di Medsos

  • 26 Sep 2025 20:59 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Di tengah era serba digital dan dominasi media sosial, muncul tren baru di kalangan Gen Z: quiet vacation.

Fenomena ini merujuk pada kebiasaan berlibur tanpa mengunggah aktivitas atau lokasi liburan di platform media sosial. Tak ada unggahan pemandangan, outfit liburan, atau makanan mewah, hanya diam dan menikmati momen secara pribadi.

Berbeda dengan kebiasaan generasi sebelumnya yang gemar membagikan tiap momen liburan ke Instagram atau TikTok, banyak Gen Z kini justru memilih untuk merahasiakan perjalanan mereka dari publik. Mereka menganggap bahwa liburan seharusnya menjadi momen pemulihan diri, bukan ajang pencitraan atau konten yang harus dikejar.

Menurut sejumlah psikolog, tren quiet vacation ini bisa menjadi respons terhadap kejenuhan digital dan tekanan sosial akibat budaya oversharing. Ada kebutuhan untuk kembali ke pengalaman yang autentik, tanpa harus mendapat validasi dari likes atau komentar.

Selain itu, faktor keamanan dan privasi juga menjadi alasan. Beberapa Gen Z merasa lebih nyaman tidak membagikan lokasi mereka secara real-time demi menghindari risiko kejahatan atau gangguan privasi. Banyak juga yang memilih untuk membagikan momen liburan hanya kepada lingkaran terdekat, atau bahkan tidak sama sekali.

Fenomena ini menunjukkan pergeseran cara pandang terhadap liburan di era digital. Jika dulu media sosial dianggap sebagai album" liburan, kini semakin banyak anak muda yang memilih untuk menikmati momen secara utuh tanpa interupsi notifikasi. Mungkin, dalam diam itulah liburan menjadi benar-benar bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....