Bisnis Kopi Gen-Z dari Menabung dan Merawat Relasi
- 16 Agt 2026 19:41 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bisnis kopi dinilai masih memiliki peluang untuk dikembangkan oleh generasi muda, namun memulainya membutuhkan persiapan yang matang. Tidak cukup hanya mengikuti tren menjamurnya kedai kopi, pelaku usaha perlu memahami pasar, menguji produk, dan membangun strategi yang sesuai dengan karakter konsumennya. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program Muda Kreatif Pro 2 RRI Palangka Raya bersama Indri Hutabarat, Owner Carolus Coffee, Minggu, 16 Agustus 2026. Mengangkat tema “Kopi Rumahan, Cita Rasa Utama di Balik Cangkir Carolus Coffee”, obrolan ini membahas pengalaman membangun bisnis kopi sekaligus pesan bagi anak muda yang ingin terjun ke dunia usaha.
Menurut Indri, langkah awal membangun bisnis kopi sebaiknya tidak dilakukan dengan terburu-buru, terutama dengan mengandalkan pinjaman atau utang. Ia menyarankan calon pelaku usaha untuk mempersiapkan modal secara mandiri melalui kebiasaan menabung sebelum memulai bisnis. “Jangan memulai bisnis kopi dengan cara pinjaman ataupun hutang karena itu akan bertumpuk. Lebih baik memulai bisnis kopi dengan cara menabung. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit”, ujarnya. Prinsip tersebut menjadi bagian dari filosofi yang ia pegang dalam menjalankan usaha, dengan dukungan keluarga, khususnya orang tua, sebagai salah satu support sistem dalam perjalanan bisnisnya.
Indri juga menilai kesiapan mental menjadi hal penting bagi anak muda yang ingin memulai usaha kopi. Persaingan yang semakin banyak membuat pelaku usaha tidak bisa sekadar ikut-ikutan tanpa memahami apa yang dibutuhkan konsumen. Karena itu, ia mendorong calon pengusaha untuk melakukan survei dan uji coba produk secara terus-menerus sebelum menentukan konsep bisnis. “Siapkan mental, karena yang jual kopi sudah banyak, kemudian uji coba terus-menerus dan lakukan survei terlebih dahulu, jangan ala kadarnya saja,” ujarnya.
Selain produk dan modal, kemampuan membangun komunikasi serta relasi juga menjadi faktor penting dalam mengembangkan bisnis. Menurut Indri, jaringan yang luas dapat membuka berbagai peluang, mulai dari mendapatkan informasi, mengenalkan produk, hingga membangun kerja sama dengan pihak lain. Bagi pelaku usaha muda, kemampuan berkomunikasi menjadi modal yang tidak kalah penting dengan kemampuan mengelola produk dan keuangan. “Komunikasi sama relasi itu penting untuk sebuah bisnis,” ujarnya, seraya menekankan bahwa usaha tidak dapat berkembang hanya dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Kisah Carolus Coffee menunjukkan bahwa membangun bisnis tidak selalu harus dimulai dari skala besar, tetapi dapat diawali dari langkah sederhana dan perencanaan yang realistis. Bagi Gen-Z yang tertarik masuk ke bisnis kopi, pengalaman Indri memberikan gambaran bahwa keberanian memulai perlu diimbangi dengan kesiapan mental, riset pasar, konsistensi mencoba, serta kemampuan membangun relasi. Pendekatan tersebut dapat membantu pelaku usaha menemukan karakter produknya sekaligus memahami kebutuhan konsumen. Obrolan bersama Indri Hutabarat berlangsung Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB dan disiarkan melalui Aplikasi RRI Digital di Programa 2.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....