Lebah, Hutan, dan Jalan Bangkit Budiyana
- 19 Mei 2026 11:51 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Aroma sangit sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pertengahan 2015 masih membekas di ingatan Budiyana, peternak lebah madu di Palangka Raya. Baginya asap pekat kala itu bukan sekadar polusi, melainkan memori kelam yang membuat usahanya hampir karam.
Kisah nekat Budiyana menjadi peternak lebah dimulai pada 2014. Demi mengejar itu, ia rela menjual mobil hingga sepeda motor Yamaha RX-King kesayangannya. Uangnya digunakan untuk belajar budidaya lebah selama dua bulan di Temanggung, Jawa Tengah.
Di sana, ayah enam anak ini belajar merawat koloni lebah, membaca siklus vegetasi, hingga teknik memanen madu. Usai mengantongi ilmu, ia pulang ke Tanah Borneo dengan memboyong sepuluh sarang bibit lebah mellifera.
Telaten merawat, koloni lebahnya berkembang menjadi 25 sarang. Namun, alam menguji ketangguhannya. Belum sempat mencicipi manisnya panen perdana, bencana karhutla melanda Kalimantan Tengah pada pertengahan tahun 2015.
Kabut asap yang tebal perlahan membunuh lebah-lebah peliharaannya. Dari 25 sarang yang dirawatnya hanya enam sarang yang tersisa. "Boro-boro untung, untuk mengembalikan modal awal saja saya masih kekurangan," keluhnya, Sabtu 16 Mei 2026.
Harapan muncul saat Pemerintah Kota Palangka Raya turun tangan memberikan bantuan. Mantan sopir truk ini akhirnya membeli 20 sarang lebah baru untuk bangkit dari keterpurukan. Hasilnya manjur, setahun kemudian ia sukses menggelar panen perdana.
Demi memutar roda ekonomi, perantau asal Semarang ini mulai memasarkan madunya ke warung-warung. Sayang, madu murni produksinya memiliki kadar gas tinggi akibat fermentasi alami. Imbasnya, tutup botol kemasannya sering terlempar hingga merusak tampilan produk.
Di tengah kebuntuan modal, secercah harapan datang dari program kemitraan perbankan. Pemilik UMKM Must Yoan Farm ini mendapatkan kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
"Setelah dapat modal KUR, saya memperbaiki kualitas produksi terutama beli botol yang layak agar madu tahan lama dan tampilannya yang menarik," katanya.
Langkah itu terbukti ampuh mendongkrak kepercayaan pasar. Produknya sukses nangkring di berbagai toko oleh-oleh hingga ritel modern dengan omzet rata-rata Rp10 juta hingga Rp30 juta per bulan. Tak main-main, koloni lebahnya pun berkembang menjadi 100 sarang.

Pria berzodiak Taurus ini membidik mimpi yang lebih besar: menembus pasar internasional. Sadar tak bisa bergerak sendiri, ia mulai menggandeng masyarakat dan anak muda sekitar untuk menjadi petani madu kelulut.
"Saya tidak mungkin memenuhi kuota ekspor sendirian, maka saya gandeng masyarakat dan anak muda. Ini adalah cara saya untuk maju bersama sekaligus regenerasi peternak lebah ke depannya," tuturnya.
Melalui skema itu, ia tidak hanya sekadar membagi ilmu budidaya lebah tetapi juga menampung hasil panen dari para petani binaannya. Budiyana berhasil mengubah pola pikir warga, jika dulu hutan kerap dirambah, kini mereka justru menjadi garda terdepan yang menjaganya.
"Lebah ini kan cari makan dari nektar bunga pohon-pohon di hutan. Kalau hutannya rusak, lebahnya mati dan kita juga yang rugi. Jadi masyarakat sekarang sadar betul pentingnya menjaga alam," ujarnya sembari tersenyum optimis.
Geliat bisnis ramah lingkungan kini menjadi sorotan utama dunia perbankan. Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu, menegaskan bahwa lini bisnis hijau seperti yang dilakoni oleh Budiyana telah menjadi fokus utamanya saat ini.
Menurut Viviana, pembiayaan berkelanjutan berbasis environmental, social, and governance (ESG) telah menjadi bagian identitas perusahaan. "Pemberdayaan ekonomi rakyat dan pelestarian lingkungan menjadi bagian dari program BRI," kata Viviana.
Sementara itu, aktivis lingkungan dari Yayasan Borneo Nature Indonesia, Andrian, menilai budidaya lebah adalah contoh nyata untuk meningkatkan ekonomi warga tanpa merusak alam. Menurutnya, dengan merawat lingkungan, lebah akan menghasilkan madu yang bermanfaat bagi ekonomi bagi warga.
"Di alam ini semua makhluk hidup saling terhubung. Contohnya lebah sangat bergantung pada tumbuh-tumbuhan untuk menghasilkan madu yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....