UMKM Diajak Kembangkan Ekonomi Kreatif

  • 14 Mei 2026 19:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pelaku UMKM di Kalimantan Tengah diajak memahami manfaat ekonomi kreatif sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pemanfaatan barang maupun potensi di lingkungan sekitar, ekonomi kreatif dinilai mampu membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat kebersamaan antaranggota komunitas maupun kelompok usaha.

Salah seorang pelaku UMKM kuliner Kota Palangka Raya, Lusi, mengatakan pelaku usaha saat ini dituntut mampu menciptakan produk yang menarik, mulai dari rasa, bentuk hingga kemasan. Menurutnya, inovasi dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan pasar dan mempelajari produk dari pelaku usaha lain sebagai bahan perbandingan dan pengembangan usaha.

“Sejauh ini pelaku UMKM juga mendapatkan pembinaan dari pemerintah melalui grup Industri Kecil Menengah (IKM), pelatihan usaha hingga bantuan peralatan produksi,” ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.

Namun demikian, tantangan utama yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan modal dan fasilitas usaha, termasuk belum memiliki tempat usaha tetap. Lusi berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan dukungan permodalan yang lebih ringan tanpa bunga memberatkan, sehingga pelaku UMKM lebih mudah mengembangkan usaha dan naik kelas.

Sementara itu, pengamat ekonomi Kalteng, Fitria Husnatarina, menilai banyak pelaku usaha masih terkendala permodalan untuk berkreasi dan berinovasi. Menurutnya, pembentukan kelompok usaha atau paguyuban dalam program ekonomi kerakyatan dapat menjadi solusi untuk membantu pelaku UMKM memenuhi persyaratan perbankan.

“Seperti kita ketahui perbankan perlu syarat yang meyakinkan,” katanya.

Wakil Ketua I Bawi Dayak Kalimantan Tengah, Efrata, menambahkan ekonomi kreatif tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pendapatan, tetapi juga berdampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat, khususnya kaum ibu.

“Berbagai kegiatan kreatif dapat membuat ibu-ibu lebih aktif dalam kegiatan positif, sehingga mampu menciptakan suasana yang lebih bahagia dan ceria dalam menjalani kehidupan bersama keluarga masing-masing,” ujarnya.

Saat ini, pelaku UMKM kuliner di Kota Palangka Raya dituntut terus berinovasi agar mampu bertahan di tengah persaingan usaha yang semakin ketat di era digitalisasi. Inovasi dinilai menjadi kunci penting agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang semakin luas, sekaligus meningkatkan daya saing dan memperkuat perekonomian daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....