Disdagperin Kalteng Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Olahan & Kemasan Produk

  • 01 Mei 2026 19:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah melalui bidang industri menggelar pelatihan diversifikasi produk olahan berbasis sumber daya lokal serta pelatihan pengemasan produk di Aula Bapelkes Provinsi Kalteng.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah makanan ringan berbasis potensi daerah menjadi produk bernilai tambah, sekaligus mendorong kreativitas dan menciptakan wirausahawan baru.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, membuka kegiatan yang berlangsung pada 28–30 April 2026. Pelatihan ini diikuti 30 peserta untuk diversifikasi produk olahan dan 25 peserta untuk pelatihan pengemasan, yang seluruhnya berasal dari Kota Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Norhani menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan potensi pangan lokal sebagai bagian dari strategi mewujudkan sistem pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

“Potensi Indonesia sebagai negara megabiodiversitas menjadi modal utama dalam mendukung transformasi sistem pangan. Sumber daya seperti umbi-umbian, jagung, sagu, dan kacang-kacangan memiliki nilai gizi tinggi dan dapat menjadi alternatif konsumsi yang lebih sehat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengemasan produk sebagai faktor penentu daya saing di pasar. Menurutnya, kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga menjadi identitas dan daya tarik utama bagi konsumen.

“Pemahaman tentang desain kemasan, informasi produk, hingga standar keamanan pangan menjadi hal penting bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen terus mendorong pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini turut menghadirkan instruktur dan narasumber, di antaranya Puji Rahayu dan Vina Liani untuk pelatihan olahan produk, serta Anthony Syaloom untuk pelatihan pengemasan produk.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....