Inovasi Wadi Patin Menarik Minat Generasi Muda Kalteng
- 02 Feb 2026 22:28 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Melestarikan dan mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda memang menjadi tantangan tersendiri. Hal ini juga dirasakan pelaku usaha Wadi Patin Borneo, Yessi Taras Tuty, dalam menjaga eksistensi kuliner tradisional khas Kalimantan Tengah.
Saat mengisi program UMKM Bicara di Pro 1 RRI Palangka Raya, Yessi, mengatakan upaya mengenalkan wadi patin kepada anak muda tidak bisa dilakukan dengan cara lama. Ia pun berinovasi melalui beragam resep dan teknik pengolahan agar cita rasa wadi patin lebih dekat dengan selera generasi muda.
"Kita berusaha bagaimana caranya memperkenalkan wadi ini bisa dikonsumsi dengan menu resep-resep yang disukai anak muda. Kalau Wadi Borneo ini dikasih bumbu supaya bau ikannya tidak terlalu menyengat, habis itu cara memasaknya pun harus dikreasikan," katanya, Senin, 2 Februari 2026.
Yessi menambahkan, selain berkreasi dengan resep dan cara pengolahan, ia juga berkomitmen menjaga kualitas produk untuk pelanggannya. Menurutnya, kualitas bahan baku menjadi kunci utama agar rasa wadi patin tetap konsisten.
"Harus konsisten dengan rasa, resepnya pun harus konsisten, ikannya harus segar. Kalau ikan yang sudah mati kita paksakan menjadi wadi jadi rasanya berubah, ikan patin yang sudah tidak segar itu kalau digaram dagingnya jadi biru,"katanya.
Melalui edukasi dan promosi di media sosial, Yessi berupaya mengubah persepsi tersebut secara perlahan. Ia ingin menunjukkan bahwa wadi patin adalah produk olahan ikan segar yang aman dan layak dinikmati.
Upaya inovasi dan konsistensi kualitas ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan wadi patin sebagai warisan kuliner daerah. Dengan pendekatan yang tepat, kuliner tradisional pun bisa tetap hidup dan diminati lintas generasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....