Imigrasi Kalteng Gelar Bazar UMKM dan Sembako Murah
- 25 Jan 2026 15:55 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya : Dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi ke -76, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Tengah, mengadakan beberapa event, seperti sosialisasi tentang keimigrasian, terutama tentang TPPO, doa bersama lintas agama, tebus murah sembako untuk masyarakat dan bazar UMKM melibatkan puluhan pelaku usaha di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah Jalan RTA Milono Palangka Raya, Minggu 25 Januari 2026.
Plh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Tengah, Budiman Hadiwasito, menjelaskan dalam rangka supaya menyemarakan hari jadi Bhakti Imigrasi ini, pihaknya juga berbagi dengan masyarakat, baik sembako murah dan juga melibatkan para pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk peningkatan pendapatan mereka.
"Kita doa bersama karena memang kalau kita lihat di tahun 2025, khususnya di akhir tahun, banyak kejadian-kejadian yang menimpa saudara-saudara kita terutama yang di wilayah Sumatera, kemudian adalah disini kita adalah membagi voucher, jadi tebus murah.
Jadi dalam rangka supaya menyemarakan, kita berbagi dengan warga masyarakat khususnya di Kalimantan Tengah, kita melaksanakannya. Kita menggandeng UMKM untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga penerima sembako murah, Yusuf, mengaku terbantu dengan terselenggaranya sembako murah dan bazar UMKM tersebut, meskipun dalam penjualan sembako, perlu waktu yang sangat lama, karena harus mengantre dengan warga lainnya, lantaran masyarakat sangat antusias dengan kegiatan tersebut.
Mengantre. Ada sekitar 100 meter antrenya. Ada beras, gula, minyak goreng dan susu. Sangat terbantu tapi antreannya panjang sekali," katanya.
Salah satu menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, terselenggaranya doa bersama perwakilan dari enam agama yakni, Islam, Kristen, Katolik Hindu dan Buddha serta Konghucu. Doa lintas agama ini untuk memohon keselamatan bangsa Indonesia dari bencana dan hal-hal lain yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....