Wagub Soroti Tantangan Fiskal, Prioritaskan Program Strategis

  • 05 Apr 2026 20:59 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menyoroti tantangan fiskal daerah pasca kebijakan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Halalbihalal dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar oleh DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalteng, Sabtu, 4 April 2026.

Edy mengungkapkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah mengalami penurunan signifikan dari Rp10,2 triliun menjadi Rp5,4 triliun.

“Dari total Rp5,4 triliun, sekitar Rp3,6 triliun digunakan untuk belanja rutin seperti pembayaran pegawai dan operasional, sementara sekitar Rp1,6 triliun untuk pembangunan. Kondisi ini menjadi pemicu bagi kami untuk lebih memprioritaskan program strategis,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas, salah satunya melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera.

Selain itu, Edy juga menyinggung peran partai politik, khususnya PKS, dalam perjalanan politiknya. Ia menyebut PKS kerap menjadi partai pengusung, baik saat mendampingi Sugianto Sabran maupun pada periode saat ini bersama Gubernur Agustiar Sabran.

“PKS menjadi bagian penting dalam perjalanan politik kami, baik pada periode sebelumnya maupun saat ini,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalteng menegaskan akan terus berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif dan tepat sasaran guna menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....